Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Karhutla Banjar Makin Ganas! 2.086 Hektare Terbakar, ISPA Tembus 9.718 Kasus

28 Selasa, 15 Sep 2026, 00:11 WIB | Oleh:
Karhutla Banjar Makin Ganas! 2.086 Hektare Terbakar, ISPA Tembus 9.718 Kasus Karhutla Banjar Makin Ganas! 2.086 Hektare Terbakar, ISPA Tembus 9.718 Kasus Doc: Antara foto/HO-Medcen Kominfo Banjar
Ket. Bupati Banjar Saidi Mansyur saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, beberapa waktu lalu.

BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah 305 kejadian membakar 2.086,638 hektare lahan di 70 desa pada 13 kecamatan hingga 13 September 2026 dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur di Martapura, Kabupaten Banjar, Senin, mengatakan kondisi tersebut membutuhkan penanganan terpadu karena karakter lahan gambut membuat api sulit dipadamkan dan berpotensi kembali menyala, sementara sejumlah titik kebakaran juga sulit dijangkau petugas.

Kondisi karhutla turut meningkatkan risiko kesehatan warga, dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mencatat 9.718 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara kumulatif selama periode 5 Juli hingga 5 September 2026.

“Karena itulah saya secara pribadi turun langsung ke lapangan bersama jajaran BPBD, Damkar dan SKPD terkait, TNI/Polri, serta para relawan. Ini merupakan bentuk kehadiran dan komitmen bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana ini,” tegas Saidi saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Banjar.

Menurut Saidi, wilayah Cintapuri Darussalam, Martapura Barat, Martapura Timur, Sungai Tabuk, Gambut dan Beruntung Baru memiliki karakter lahan gambut yang memungkinkan api menyebar di permukaan sekaligus bertahan di bawah tanah sehingga membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar untuk penanganannya.

Kondisi tersebut diperberat akses menuju sejumlah lokasi yang terbatas dan jarak sumber air yang cukup jauh sehingga pemerintah memperkuat koordinasi BPBD, pemadam kebakaran, TNI/Polri, perangkat daerah serta relawan untuk mempercepat respons di lapangan.

Di sisi kesehatan, Saidi meminta Dinas Kesehatan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap, dengan perhatian khusus terhadap kelompok rentan yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan akibat paparan asap.

“Melihat tren ini, saya minta Dinas Kesehatan memastikan pelayanan bagi masyarakat terdampak, khususnya penanganan kasus ISPA dan perhatian ekstra kepada kelompok rentan seperti balita, ibu hamil dan lanjut usia,” ucapnya.

Pemerintah juga menyiapkan langkah perlindungan bagi peserta didik melalui kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang memungkinkan satuan pendidikan terdampak kabut asap menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) dengan mempertimbangkan kualitas udara dan keselamatan warga sekolah.

Saidi meminta seluruh perangkat daerah menjaga kesinambungan pelayanan publik dan pembangunan sembari menangani karhutla, termasuk mengevaluasi capaian fisik dan keuangan serta mempercepat program yang masih memiliki progres rendah melalui koordinasi lintas sektor.

“Penguatan disiplin kinerja dan koordinasi sampai akhir tahun. Saya minta seluruh kepala perangkat daerah memahami target yang harus dicapai sampai dengan akhir tahun anggaran 2026, serta secara aktif menyelesaikan berbagai kendala yang ada. Jangan saling menunggu dan jangan ada ego sektoral,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Mengagetkan, Satu Prajurit ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.