Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Tebal Jadi Penghalang! Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Menemukan Titik Terang

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Kabut Tebal Jadi Penghalang! Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Menemukan Titik Terang Doc: Antara foto/HO-Basarnas Lampung
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Senin.

LAMPUNG SELATAN - Tim SAR gabungan menyebut kondisi cuaca berkabut dengan jarak pandang sekitar satu mil laut menjadi salah satu kendala dalam pencarian jurnalis dan kru speed boat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, pada Senin, (7/9).

“Cuaca berkabut dengan jarak pandang sekitar satu mil laut,” kata Kepala Pos SAR Bakauheni Basarnas Lampung Rezie Kuswara, di Lampung Selatan, Senin.

Menurutnya, tim SAR terus melakukan penyisiran dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai memungkinkan menjadi lokasi keberadaan kapal maupun korban hingga informasi terkait keberadaan mereka dapat ditemukan.

Dia menjelaskan, operasi pencarian tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel, terutama karena berlangsung di kawasan yang masih dipengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Hingga hari ke-7 operasi pencarian terhadap jurnalis hilang kontak di Perairan Selat Sunda. Seluruh tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Hasil pencarian dari seluruh Tim SAR Gabungan baik RIB 02 Lampung, KN. SAR Basudewa, Pos SAR Tanggamus dan unsur yang terlibat dengan hasil nihil,” ujarnya.

Operasi SAR terhadap speed boat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda tersebut akan terus dikoordinasikan dan perkembangan selanjutnya dilaporkan sesuai hasil pencarian.

Untuk diketahui, Tim SAR Gabungan telah memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda selama tiga hari ke depan setelah pencarian hingga hari ketujuh.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad dalam konferensi pers di Pandeglang, Banten, Senin, mengatakan keputusan perpanjangan pencarian tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi operasi SAR pada hari ketujuh dan rapat Tim SAR Gabungan.

"Hasil evaluasi operasi SAR yang hari ketujuh yang kita laksanakan masih nihil, dan hasil rapat Tim SAR Gabungan kita akan lanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan," kata dia.

Dengan perpanjangan tersebut, kata dia, Tim SAR Gabungan akan kembali melakukan pencarian terhadap delapan warga yang berada di dalam kapal cepat Arupadhatu 1 dan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Ada Demo di Monas dan Gedun...
Olahraga
Liga Champions: Liverpool W...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.