Lamine Yamal Sebut Mbappe Satu-satunya Rival dalam Perebutan Ballon d'Or
📅 Selasa, 15 Sep 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBARCELONA — Lamine Yamal menilai hanya Kylian Mbappe yang menjadi pesaing terberatnya dalam perebutan penghargaan Ballon d'Or. Bintang muda Barcelona itu bahkan merasa pencapaian bersama tim nasional Spanyol dan klubnya menjadi alasan kuat dirinya layak memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.
Yamal menilai keberhasilannya membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia serta membantu Barcelona mempertahankan trofi LaLiga menjadi modal penting untuk mengungguli Mbappe dalam persaingan tahun ini.
Di sisi lain, Mbappe tampil sangat produktif bersama Real Madrid. Penyerang asal Prancis itu menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia, LaLiga, sekaligus Liga Champions. Namun, meski produktivitasnya luar biasa, Mbappe gagal mempersembahkan satu pun trofi untuk Real Madrid musim lalu.
Pekan lalu, Mbappe bahkan menyatakan bahwa tidak ada pemain yang tampil lebih baik darinya sepanjang musim tersebut.
Yamal, 19 tahun, memiliki argumen berbeda. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik LaLiga 2025-26 setelah membantu Barcelona mempertahankan gelar liga. Tidak berhenti di level klub, Yamal kemudian memainkan peran penting ketika Spanyol menjadi juara Piala Dunia di Amerika Utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya benar-benar percaya hanya ada dua pemain yang merupakan yang terbaik di dunia. Tahun ini saya layak mendapatkannya karena melihat apa yang telah saya menangkan," kata Yamal dalam potongan wawancara yang dibagikan Movistar, Minggu.
"Menurut saya, Mbappe dan saya adalah dua pemain terbaik di dunia. Itu sudah jelas bagi saya. Dan siapa pun yang menyaksikan pertandingan juga mengetahuinya," lanjutnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan keyakinan besar Yamal menjelang malam penghargaan Ballon d'Or.
Pada edisi tahun lalu, Yamal harus puas menempati posisi kedua. Penghargaan tersebut akhirnya diberikan kepada Ousmane Dembele. Sementara itu, Mbappe pernah menempati peringkat ketiga pada 2023, ketika Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or untuk kedelapan kalinya.
Kini, Yamal kembali masuk dalam persaingan utama. Kesuksesan Barcelona di LaLiga dan keberhasilan Spanyol di panggung Piala Dunia membuatnya memiliki modal prestasi yang kuat, sementara Mbappe mengandalkan ketajaman gol serta performa individunya.
Pemenang Ballon d'Or tahun ini akan diumumkan dalam seremoni di London pada 26 Oktober.
Persaingan Yamal dan Mbappe pun berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik dalam perebutan penghargaan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!