Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Polres Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Rawan Kekeringan

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Polres Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Rawan Kekeringan Doc: ANTARA/ HO-Polres Bangkalan
Ket. Penyaluran bantuan air bersih oleh Polres Bangkalan ke desa terdampak kekeringan.

Bangkalan - Jajaran Polres Bangkalan, Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih sebagai upaya untuk meringankan beban warga terdampak di wilayah itu.

"Ada dua desa yang menjadi sasaran bantuan Polres Bangkalan kali ini," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan AKP Diyon Fitrianto di Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu.

Kedua desa itu masing-masing Desa Penyaksakan, Kecamatan Klampis dan Desa Lembung Gunung, Kecamatan Kokop, Bangkalan.

Diyon menjelaskan, selain sebagai bentuk kepedulian institusi Polres Bangkalan, penyaluran bantuan ke desa terdampak kekeringan itu juga sebagai rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Lalu Lintas.

"Kami berharap program ini bisa meringankan beban masyarakat dan bernilai ibadah," katanya.

Sebanyak 10 truk tangki diterjunkandalam pendistribusian bantuan air bersih tersebut, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bangkalan.

Sementara itu, menurut data BPBD Pemkab Bangkalan jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini sebanyak 70 desa, tersebar di 10 kecamatan.

Jumlah ini lebih banyak dibanding 2023, yang hanya 61 desa, tersebar di sembilan kecamatan.

"Ada dua jenis kekeringan yang terjadi Bangkalan saat ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Bangkalan Geger Heri Susianto.

Kedua jenis kekeringan itu meliputi kering kritis dan kering langka.

Yang dimaksud dengan kering kritis adalah kekeringan yang terjadi, karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari, dan jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh tiga kilometer bahkan lebih.

Sedangkan yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter saja per orang, per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat sekitar 0,5 kilometer hingga tiga kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.