Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Luncurkan Misil Antarbenua ke Pasifik

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Luncurkan Misil Antarbenua ke Pasifik Doc: AFP/GREG BAKER 
Ket. Misil Antarbenua | Sejumlah truk pengangkut misil balistik antarabenua Tiongkok ikut serta dalam sebuah parade militer di Beijing pada Oktober 2019 lalu. Pada Rabu (25/9), Tiongkok dilaporkan telah menguji peluncuran misil balistik antarbenua untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

BEIJING - Tiongkok pada Rabu (25/9) mengatakan bahwa pihaknya telah menguji peluncuran misil balistik antarbenua (ICBM) dan menembakkannya ke Samudra Pasifik dalam latihan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Peluncuran tersebut memicu protes dari negara-negara lain di kawasan tersebut, dengan negara tetangga Tiongkok, Jepang, mengatakan bahwa mereka tidak diberi pemberitahuan sebelumnya dan menyatakan kekhawatiran serius atas perkembangan militer Beijing.

Beijing diketahui telah meningkatkan pengembangan nuklirnya dan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun terakhir, dengan Pentagon pada Oktober lalu memperingatkan Tiongkok mengembangkan persenjataannya lebih cepat daripada yang diantisipasi Amerika Serikat (AS).

Tiongkok memiliki lebih dari 500 hulu ledak nuklir operasional pada Mei 2023 dan kemungkinan akan memiliki lebih dari 1.000 pada tahun 2030, kata Pentagon.

"Pada Rabu, pasukan roket militer Tiongkok meluncurkan ICBM yang membawa hulu ledak tiruan ke laut lepas di Samudra Pasifik dan misil tersebut jatuh di wilayah laut yang diperkirakan," demikian pernyataan dari Kementerian Pertahanan Tiongkok.

Dalam keterangannya, Kementerian Pertahanan Tiongkok menyebutkan bahwa uji peluncuran itu sebagai bagian rutin dalam rencana pelatihan tahunan militer. "Hal ini sejalan dengan hukum dan praktik internasional dan tidak ditujukan terhadap negara atau target mana pun," kata kementerian itu.

Namun Jepang menyatakan bahwa mereka tidak menerima pemberitahuan sebelumnya dari pihak Tiongkok, dan juru bicara pemerintah di Tokyo menambahkan bahwa peningkatan kekuatan militer Beijing merupakan sebuah kekhawatiran serius.

New Zealand juga mengatakan peluncuran misil tersebut, yang mendarat di Pasifik selatan, merupakan perkembangan yang tidak diinginkan dan mengkhawatirkan. Seorang juru bicara menteri luar negeri di Wellington berjanji untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan sekutu Pasifik setelah rincian peristiwa ini menjadi jelas.

Beijing pertama kali menguji coba misil balistik antarbenua (ICBM) ke Pasifik selatan pada era '80-an. Namun sejak saat itu, pihak Beijing biasanya melakukan uji coba semacam itu di wilayah udaranya sendiri.

Sejak uji coba nuklir pertamanya tahun 1964, Tiongkok merasa cukup dengan mempertahankan persenjataan yang relatif sederhana dan menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah menjadi yang pertama menggunakan senjata nuklir dalam konflik. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Olahraga
Tur Eropa dengan Persiapan ...
Olahraga
Alcaraz Berpeluang Jumpa Va...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.