Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Tenggelam di Batam, Satu Tewas

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 00:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Tenggelam di Batam, Satu Tewas Doc: ANTARA News
Ket. Ilustrasi kapal terbalik.

Batam - Satu orang meninggal dunia setelah kapal pancung yang membawa penumpang tenggelam di perairan Belakangpadang akibat angin kencang yang melanda wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Camat Belakangpadang Abdul Hanafi, namun korban yang meninggal bukanlah warganya.

"Pancung-nya kepunyaan orang Pulau Judah, Kecamatan Moro, melintasi Pulau Pekaseh, Kelurahan Pulau Terong," kata Hanafi.

Menurut Hanafi, hujan lebat disertai angin kencang melanda Kecamatan Belakangpadang, merusak sejumlah atap rumah warga. Namun, karena sinyal ponsel kurang bagus, belum diketahui berapa jumlah rumah yang rusak.

Sementara itu, peristiwa kapal pancung tenggelam dilaporkan oleh Polsek Belakangpadang, terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di perairan depan Pulau Pekasih, Kelurahan Terong, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam.

Korban meninggal adalah Sumani (38), warga Pulau Juda, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun. Sedang lima penumpang lainnya selamat.

Kronologi peristiwa, korban bersama lima penumpang lainnya, berangkat dari Tanjung Riau menuju Pulau Juda, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun dengan menggunakan satuunit speedboat.

Lalu sekitar pukul 18.00 WIB speedboatyang melintasi perairan Pekasih diterjang angin kencang, menyebabkan kapal karam dan terbalik.

Kemudian, pada sekitar pukul 19.00 WIB korban beserta saksi-saksi lainnya ditolong oleh para nelayan setempat hingga berhasil dievakuasi ke daratan Pulau Pekasih. Dan pukul 19.50 WIB, korban dijemput oleh pihak keluarga, langsung dibawa pulang menuju ke Pulau Juda, Kabupaten Karimun.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam telah mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan sedang-lebat disertai angin kencang pukul 17.40 WIB di wilayah Kepri.

Prakirawan Andini menjelaskan hujan disertai angin yang terjadi karena di wilayah Kepri sedang ada awan Cumulunimbus (Cb) datang dari arah barat Batam datang memasuki Kota Batam dan bergerak ke arah timur Batam hingga Bintan dan Tanjungpinang.

"Yang terpantau melalui alat pengamatan kami saat kejadian hujan tadi kecepatan angin yang tercatat sebesar 29 knot (+- 46km/jam)," kata Andini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.