Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Inggris Teken MoU Ekonomi Hijau

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 17:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Inggris Teken MoU Ekonomi Hijau Doc: ANTARA/ Muhammad Heriyanto
Ket. Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kanan) bersama Menteri Pembangunan Inggris Anneliese Dodds (kiri) saat panandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bappenas dan Pemerintah Kerajaan Inggris Raya terkait pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan ekonomi hijau di Menara Bappenas, Jakarta, Selasa (17/9/2024).

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kerajaan Inggris Raya terkait pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan ekonomi hijau.

Penandatanganan MoU dilakukan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama Menteri Pembangunan Inggris Anneliese Dodds di Menara Bappenas, Jakarta, Selasa (17/9).

"Utamanya dalam konteks sustainable development goals (SDGs). Kita tahu di SDGs itu banyak sekali isu-isu, termasuk karbon, kesetaraan gender, infrastruktur, dan banyak hal," ujarnya.

Suharso menjelaskan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pembangunan Inggris Raya telah memiliki kerja sama panjang, di antaranya perihal pembiayaan dan pendanaan untuk sektor-sektor pembangunan dan lainnya.

"Saya senang sekali kita membuat lagi satu MoU untuk lima tahun ke depan. Mudah-mudahan kerja sama ini juga akan diikuti dengan kerja sama antara para pebisnis, dari Inggris dan Indonesia yang masuk di aspek-aspek tertentu dan sektor-sektor tertentu," ujarnya.

Menteri Pembangunan Inggris Anneliese Dodds mengatakan kerja sama juga merupakan upaya Indonesia dan Inggris dalam mencapai net zero emission (NZE), meskipun jarak wilayah kedua negara cukup jauh.

"Terdapat banyak kesempatan untuk membangun kemanusiaan bagi rakyat kita, sementara memastikan pembangunan hijau dan berkelanjutan sehingga kita berdua (Indonesia dan Inggris) berusaha mencapai net zero. Meskipun, kita terpisah jarak yang jauh, negara kita bersatu dengan nilai-nilai yang berkongsi dan visi yang sama untuk kemajuan," ujarnya.

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Inggris Raya juga membahas kerja sama agar mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.