Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Pimpin Misa di Timor Leste Diikuti Ratusan Ribu Umat Katolik

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Paus Pimpin Misa di Timor Leste Diikuti Ratusan Ribu Umat Katolik Doc: AFP/TIZIANA FABI
Ket. Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada umat usai misa, di Esplanade Tasitolu, Dili, Timor Leste, Selasa (10/9).

DILI - Di tengah cuaca tropis yang panas, Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada Selasa (10/9), memimpin misa yang diikuti ratusan ribu umat di Timor Leste, negara dengan jumlah umat Katolik paling besar di luar Vatikan.

Dikutip dari Yahoo News, para umat berbondong-bondong datang ke Dili untuk melihat Paus berusia 87 tahun itu, menyambutnya dengan sambutan meriah di daerah pesisir Dili menjelang khotbahnya.

"Sekitar 600.000 orang hadir pada misa saat berlangsung," kata Vatikan dalam sebuah pernyataan, mengutip otoritas setempat.

"Saya sangat bahagia untuk semua orang di Timor Leste. Sekarang saya ingin bertemu dengan Papa Francisco di sini dan memberikan hadiah saya untuk Papa Francisco. Saya sangat emosional," kata Mary Michaela, 17 tahun, yang mengatakan dia akan menghadiri misa tersebut.

Itu adalah acara utama dari rangkaian perjalanan 12 hari Paus Fransiskus ke Asia-Pasifik, yang telah singgah di Indonesia dan Papua Nugini, dan akan berakhir di Singapura.

Banyak yang datang ke misa lebih awal demi mendapatkan tempat terbaik, sambil menunggu di tengah terik matahari. Petugas pemadam kebakaran menyemprot air ke arah umat, dan banyak yang memegang payung Vatikan berwarna putih dan kuning untuk melindungi diri dari terik matahari.

Perdana Menteri Xanana Gusmao bergabung dengan umat untuk membangkitkan semangat dengan bernyanyi bersama, sebelum menuangkan air ke mulut orang-orang yang menunggu tampil di hadapan Paus Fransiskus.

Sebelumnya pada hari Selasa, ia bertemu dengan umat Katolik di sebuah katedral di Dili, menyerukan agar "aroma Injil" disebarkan untuk melawan alkoholisme, kekerasan, dan kurangnya rasa hormat terhadap wanita.

Mencegah Kekerasan

Pada hari pertamanya di Timor Leste, Paus Fransiskus menyampaikan pidato di hadapan para pemimpin negara, memuji era baru "perdamaian" sejak kemerdekaan pada tahun 2002, dan meminta mereka untuk mencegah kekerasan terhadap kaum muda sebagai bentuk penghormatan terhadap skandal kekerasan terhadap anak yang terjadi di Gereja Katolik baru-baru ini.

Namun, misa itulah yang menggalang umat beriman di negara termuda di Asia itu. "Saya bersyukur bisa mengikuti Misa Kudus ini tanpa memandang usia saya. Saya tidak tahu apakah saya masih bisa hadir jika Paus berkunjung bahkan beberapa tahun kemudian," kata Felicidade do Rosario, seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun.

Pemerintah Timor Leste mengatakan sekitar 300.000 orang telah resmi mendaftar untuk misa tersebut. Ratusan ribu orang hadir, sehingga jumlah totalnya mencapai hampir setengah dari seluruh populasi negara itu.

"Ini merupakan berkat Tuhan bagi kami, masyarakat di negeri ini," kata Atanasio Sarmento de Sousa, anggota komite berusia 46 tahun yang mengorganisasi kunjungan Paus.

Banyaknya orang yang datang ke Dili menyebabkan setidaknya satu perusahaan telekomunikasi lokal memberi tahu pelanggan bahwa sinyal mereka akan terpengaruh oleh kunjungan Paus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.