Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paul McCartney Tak Butuh Kacamata Setelah Yoga Mata, Bagaimana Faktanya?

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 14:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paul McCartney Tak Butuh Kacamata Setelah Yoga Mata, Bagaimana Faktanya? Doc: The New Daily
Ket. Foto kombinasi - Paul McCartney (kiri) dan seorang sadu sedang berlatih yoga mata di tepi sungai Gangga.

Charlotte Codina, University of Sheffield

Paul McCartney belum lama ini mengatakan kepada The Times bahwa dia melakukan yoga mata untuk menghindari penggunaan kacamata. Dalam wawancara tersebut, dia mengaku mengenal latihan mata di India beberapa tahun lalu dan mulai mempraktikkannya sejak saat itu.

McCartney percaya bahwa latihan otot mata bisa mengurangi kebutuhan memakai kacamata. Dia bahkan menunjukkan beberapa tekniknya di Youtube.

Lantas, apa itu yoga mata dan bisakah latihan mata ini bikin kamu tidak perlu pakai kacamata?

Berbagai jenis yoga mata sudah dipraktikkan selama ribuan tahun. Salah satu contohnya, tratak kriya yang berasal dari India, ini merupakan bagian dari meditasi yoga yang diyakini bisa mengembangkan tingkat kesadaran yang lebih tinggi dan membawa pencerahan spiritual. "Tratak" berasal dari kata Sanskerta yang berarti memusatkan pandangan, meditasi ini mengharuskan kamu menatap objek, seperti nyala api lilin tanpa berkedip, hingga air mata mengalir.

Dalam praktik modernnya, William Bates, seorang dokter mata asal New York, menerbitkan metode latihan mata Bates untuk mengurangi kebutuhan penggunaan kacamata.

Bates percaya bahwa koreksi apa pun yang ditawarkan kacamata dapat diatasi dengan latihan yang melibatkan gerakan mata dan teknik penglihatan, seperti melatih ketajaman penglihatan dengan bagan Snellen, fokus melihat garis-garis yang membentuk huruf (kontur huruf), sering berkedip, menutup mata untuk memvisualkan huruf sambil membayangkannya makin gelap dan tajam. Metode latihan mata Bates masih dipromosikan di situsnya sampai hari ini.

Sayangnya, premis Bates mengenai perubahan bentuk mata selama bergerak dan fokus, tidak benar secara fisiologis.

Fakta yang perlu diketahui

Penelitian yang terbit di International Journal of Yoga pada 2018 mencari tahu efek latihan mata Bates dan yoga trakata pada kelompok dengan penglihatan tajam (sanggup melihat huruf terkecil) dan pengidap kelainan refraksi, kondisi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak bisa difokuskan dengan baik. Kedua kelompok melakukan latihan Bates atau yoga trakata selama delapan minggu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tidak satu pun latihan mata membawa perubahan pada pengidap kelainan refraksi dan orang yang penglihatannya tajam.

Metode Bates sudah ditolak oleh ahli oftalmologi, dokter mata yang bisa mengatasi permasalahan mata serius, termasuk melakukan operasi mata. Bukan hanya karena kurangnya bukti, tetapi juga karena metode Bates berpotensi membahayakan, termasuk anjurannya soal melihat matahari, yang justru membahayakan retina karena terpapar sinar matahari berlebih.

Untuk memahami penyebab yoga mata atau metode latihan Bates tidak akan memperbaiki penglihatan kamu, sebaiknya pahami terlebih dahulu cara kerja mata dan penglihatan kita.

Kenapa kita butuh kacamata?

Terdapat beberapa kondisi yang membuat penggunaan kacamata menjadi penting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.