Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paul McCartney Tak Butuh Kacamata Setelah Yoga Mata, Bagaimana Faktanya?

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 14:44 WIB | Oleh: Tim Penulis

1. Rabun dekat maupun jauh

Rabun terjadi ketika pantulan cahaya yang masuk ke dalam mata tidak terfokus tepat pada retina. Saat cahaya berada di depan retina, terjadilah rabun jauh atau mata minus (miopi). Ketika cahaya berada di belakang retina, terjadilah rabun dekat atau mata plus (hipermetropi).

2. Astigmatisme

Astigmatisme adalah kondisi kelainan kelengkungan permukaan depan mata sehingga bentuknya lonjong, lebih mirip bola rugby, bukan berbentuk bulat atau normal. Astigmatisme menyebabkan semua jarak pandangan menjadi kabur.

3. Presbiopi

Presbiopi merupakan proses penuaan yang normal dan mengurangi kemampuan mata melihat objek berjarak dekat secara bertahap. Penyebabnya adalah lensa mata yang semakin kaku. Itulah sebabnya kacamata baca dibutuhkan kebanyakan orang berusia paruh baya.

Sebagian fokus penglihatan diatur oleh permukaan depan mata (kornea). Namun, lensa mata adalah pengatur fokus penglihatan paling responsif. Lensa mata akan menjadi cembung ketika fokus melihat objek dekat. Lalu, akan menjadi pipih ketika fokus melihat objek jauh.

Pupil, bagian hitam di tengah mata juga bisa menyempit dan melebar saat mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Ukuran pupil dan bentuk lensa mata dikontrol oleh otot siliaris dan ligamen di dalam mata. Sebaliknya, otot yang mengatur pergerakan mata berada di bagian luar mata (otot ekstraokular).

Saat otot mata bagian dalam dan luar bekerja sama hingga level tertentu-membaca melibatkan fokus penglihatan dan cara mata dalam melihat objek di sekitar (konvergensi)-menggerakkan mata ke posisi yang berbeda tidak akan mengubah bentuk dan ukuran mata maupun fokus penglihatan. Karena itu, metode latihan mata tidak bisa mengubah kemampuan penglihatan.

Latihan mata untuk kondisi tertentu

Meski begitu, dalam kondisi tertentu, latihan mata sering kali diresepkan oleh ahli ortoptis, dokter mata yang mendiagnosis dan mengobati kelainan pergerakan mata dan gangguan cara kerja mata.

Contohnya pada kasus "insufisiensi konvergensi", kelainan yang menyebabkan penglihatan ganda karena kedua mata tidak dapat mengarah ke dalam secara bersamaan ketika melihat objek dari jarak dekat. Dokter ortoptis mungkin meresepkan latihan smooth pen convergence dengan melatih mata melihat pena yang bergerak perlahan ke arah hidung untuk menyembuhkan insufisiensi konvergensi.

Jika kesulitan fokus melihat objek dekat dialami orang dewasa yang enggan pakai kacamata, hal ini bisa diperbaiki dengan fokus melihat huruf atau teks berukuran kecil yang dipegang dan digerakkan perlahan ke arah hidung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.