Enam Pola Asuh Cegah 'Stunting'
📅 Selasa, 03 Sep 2024, 01:30 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaStunting anak adalah terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan. Ini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dan berkelanjutan di Indonesia. Stunting disebabkan malanutrisi jangka panjang atau infeksi berulang. Stunting dapat berdampak besar pada terhambatnya perkembangan fisik dan mental.
Selain berdampak pada aspek kesehatan, stunting menimbulkan dampak signifikan terhadap aspek ekonomi mikro dan makro. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang stunting memperoleh penghasilan 10 persen lebih rendah dari rekan-rekan sebayanya sepanjang hidup.
Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar Asia Tenggara. Namun, malanutrisi, termasuk di antaranya stunting, obesitas, dan anemia, telah merugikan negara sebesar 250 triliun hingga 300 triliun per tahun. Ini berarti sekitar 3 persen dari PDB nasional. Maka, stunting harus diperangi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!