Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat untuk yang Sensitif

📅 Senin, 02 Sep 2024, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat untuk yang Sensitif Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Ilustrasi warga melintas memakai masker untuk melindungi diri dari debu, di Jembatan Penyeberangan Sepeda (JPS) sekaligus Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Sudirman,Jakarta, Selasa (8/8/2023).

JAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta pada Senin (2/9) pagi berada dalam kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif sehingga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, pada pukul 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara atau Air QualityIndex (AQI) di Jakarta berada di angka 122, dengan angka konsentrasi partikel halus (ParticulateMatter/PM) 2,5 di angka 43.5 mikrogram per meter kubik.

Konsentrasi tersebut setara 8.7 kali dari nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Nilai AQIsebesar itu membuat Jakarta menempati kota dengan kualitas udara ketujuh terburuk di dunia.

Pada peringkat pertama, kota dengan kualitas udara terburuk dunia, yakni Kinshasa, Kongo dengan indeks kualitas udara di angka 209, kemudian Doha, Qatar pada peringkat kedua dengan indeks 175 dsn Kota Lahore, Pakistan di peringkat ketiga dengan indeks 144.

Sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Kebon Jeruk, Kemang, Cilandak, Puri Indah dan Gatot Subroto.

Masyarakat pun direkomendasikan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, kelompok sensitif juga sebaiknya mengenakan masker saat di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, serta menyalakan penyaring udara.

Sementara itu, Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta juga mencatat bahwa kualitas udara di Jakarta secara keseluruhan untuk polusi udara PM2,5 berada pada kategori sedang dengan indeks di angka 69.

Kategori sedang berarti tingkat kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia atau hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika sejumlah wilayah yang terpantau memiliki kualitas udara sedang, yakni Bundaran HI, Jagakarsa, Kelapa Gading, dan Lubang Buaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.