Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu RI Serukan Kolaborasi Global untuk Menghadapi Dinamika Dunia

📅 Senin, 02 Sep 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu RI Serukan Kolaborasi Global untuk Menghadapi Dinamika Dunia Doc: ANTARA/Kuntum Riswan
Ket. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi saat menyampaikan sambutan utama di Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) di kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024).

Badung - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi menyerukan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika dunia di hadapan para ketua parlemen Indonesia dan negara-negara Afrika.

"Parlemen bukan hanya berfungsi sebagai pembuat undang-undang, tapi harus bisa menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik," kata Menlu RI Retno Marsudi saat menyampaikan sambutan utama di Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) 2024 di kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu.

Di tengah kondisi global yang tidak menentu, ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya ketegangan geopolitik, serta juga dampak dari perubahan iklim, Menlu menekankan pentingnya kolaborasi antar-parlemen.

Menurut dua, kolaborasi tersebut memungkinkan parlemen untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menemukan solusi bersama.

Retno pun menyambut baik diselenggarakannya IAPF 2024 yang mencerminkan persahabatan erat dan kesamaan nilai antara Indonesia dan negara-negara Afrika. Indonesia.

Menlu mengemukakan akan terus berkomitmen untuk mempererat hubungan dengan mewujudkan "Semangat Bandung" ke dalam kerja sama praktis yang menguntungkan masyarakat Indonesia dan negara-negara Afrika.

"Meskipun kita terpisah secara geografis, kesamaan nilai-nilai solidaritas dan kesetaraan yang berakar dari Semangat Bandung(Bandung Spirit) Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 terus menyatukan kita," ujarnya.

Terkait kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan global, Retno menilai terdapat tiga upaya yang bisa dilakukan parlemen.

Pertama, menjaga perdamaian dan stabilitas yang menjadi syarat utama bagi jalannya pembangunan. Dalam isu Palestina, dirinya menyampaikan penting bagi parlemen memainkan peran dalam memobilisasi tekanan publik internasional, mendukung bantuan kemanusiaan, serta mendorong terwujudnyatwo-state solution(solusi dua negara).

Kedua, peran parlemen diperlukan untuk memperluas kerja sama di bidang-bidang yang memiliki potensi besar seperti kesehatan, ketahanan pangan, perdagangan, investasi, energi, dan pertambangan.

Terakhir, Menlu RI menekankan pentingnya memajukan solidaritasGlobal Southdalam mendorong agenda pembangunan dan kebijakan global yang mencerminkan kebutuhan dan aspirasi negara negara berkembang serta pada saat yang sama menyediakan wadah inklusif untuk memungkinkan kolaborasi Utara-Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.