Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Beras Medium di Lebak Naik Akibat Tingginya Harga Gabah

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Beras Medium di Lebak Naik Akibat Tingginya Harga Gabah Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Pedagang beras medium di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengeluh karena terjadi kenaikan antara Rp300 sampai Rp500 per kilogram sehingga berdampak terhadap omzet pendapatan.

RANGKASBITUNG -Harga beras medium pada sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak, Banten, sejak dua hari terakhir ini mengalami kenaikan berkisar antara Rp300 sampai Rp500 per kilogram.

"Kami menilai kenaikan beras medium itu, karena harga gabah di tingkat petani cukup tinggi," kata Ujang, seorang pedagang beras di pasar Rangkasbitung, Lebak, Jumat (30/8).

Saat ini, harga gabah pungut dan kering melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang dipatok oleh Badan Pangan Nasional.

Harga gabah pungut menembus Rp7.000 per kilogram dan gabah kering Rp9.000 per kilogram.

Sedangkan, harga beras di Perum Bulog Rp12.500/ kilogram dan tingkat pabrik penggilingan Rp12.600 per kilogram dan tingkat agen Rp13.000 per kilogram.

Dengan demikian, harga beras medium sejak dua hari terakhir mengalami kenaikan antara Rp300 sampai Rp500 per kilogram.

Untuk beras medium KW 1 sebelumnya dijual Rp13.250 per kilogram kini menjadi Rp13.750 per kilogram, beras medium KW 2 semula Rp12.500 per kg menjadi Rp12.800 per kilogram dan beras medium KW 3 dijual Rp11.300 per kilogram menjadi Rp11.600 per kilogram.

Selama ini, pasokan beras lokal di Kabupaten Lebak melimpah menyusul musim panen raya Agustus 2024 seluas 9.400 hektare.

Meski panen masih berlangsung sampai September mendatang dipastikan harga beras di pasaran melonjak.

"Kami bingung dengan kenaikan harga beras medium itu, sehingga berdampak terhadap omzet penjualan," kata Ujang.

Bambang Suseno, seorang pemilik pabrik beras PD Cahaya Tani Warunggunung Kabupaten Lebak mengatakan dirinya menjual beras medium lokal ke tingkat pedagang di Pasar Rangkasbitung Rp12.600 per kilogram karena harga gabah pungut menembus Rp7.000/ kilogram.

"Kami bisa memasok ke pasar Rangkasbitung 50 ton per bulan dan jika harga Rp12.600 per kilogram bisa menghasilkan omzet Rp630 juta," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Yani mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pemantauan dan pengawasan harga beras medium di pasaran menyusul terjadi kenaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.