Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan: Polusi Udara di Asia Selatan pada 2022 Menurun, Namun Tetap Menjadi Penyebab Kematian Utama

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:

"Misalnya, di beberapa negara dengan polusi paling parah di Afrika, polusi udara "merupakan ancaman yang lebih serius terhadap harapan hidup dibandingkan HIV/AIDS, penyakit tropis, malaria atau air, sanitasi, dan cuci tangan," kata laporan itu.

Meskipun demikian, ada pula titik terang, termasuk upaya Tiongkok yang sangat berhasil dalam menanggulangi udara kotor.

Tindakan yang diambil termasuk membatasi jumlah mobil di kota-kota besar, mengurangi kapasitas industri berat, dan melarang pembangkit listrik tenaga batu bara baru di wilayah tertentu.

"Kota ini telah mengurangi polusi udara hingga 41 persen sejak 2013, memenuhi standar nasional dan menambah harapan hidup rata-rata dua tahun bagi warganya," kata AQLI.

Meski demikian, bahkan di Tiongkok, polusi masih lima kali lebih tinggi daripada pedoman WHO, dan manfaat tindakan Beijing tidak merata.

Kualitas udara masih buruk di beberapa provinsi utama, dan di beberapa prefektur malah meningkat sejak 2013.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kapal Feri Terbakar di Madura: 5 Tewas, 41 Orang Masih Hilang

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kapal Feri Terbakar di Madu...

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Nekat Lompat ke Laut

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Nekat Lompat ke Laut

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.