Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

New START Berakhir, AS-Russia Rundingkan Kesepakatan Nuklir Baru

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
New START Berakhir, AS-Russia Rundingkan Kesepakatan Nuklir Baru Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Uji coba peluncuran hulu ledak nuklir.

WASHINGTON - Wakil Presiden AS JD Vance pada Rabu (11/2) mengatakan bahwa Russia dan Amerika Serikat sedang membahas perbedaan antara potensi perjanjian pengendalian senjata baru dan Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) sebelumnya.

"Perjanjian START merupakan bagian penting dari (rezim non-proliferasi nuklir). Perjanjian ini akan berubah dibandingkan dengan sebelumnya, dan itu adalah bagian dari negosiasi yang sedang kami lakukan dengan Russia," kata Vance kepada wartawan sebelum meninggalkan Azerbaijan.

"Jadi, Anda tahu, kami akan terus berbicara dengan orang-orang. Kami akan terus berupaya membatasi proliferasi nuklir," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa penyebaran senjata nuklir ke lebih banyak negara akan menjadi skenario terburuk bagi Washington dan menyatakan keyakinannya untuk mencapai hasil positif dalam pembicaraan tersebut.

Sebagaimana diwartakan, perjanjian New START Russia-AS berakhir pada 5 Februari lalu. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada tanggal tersebut bahwa Washington harus meminta para ahli nuklirnya untuk mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan modern yang dapat bertahan lama di masa depan.

Trump menggambarkan bahwa perjanjian New START sebagai kesepakatan yang dinegosiasikan dengan buruk oleh AS.

Sebelumnya pada September, Presiden Ruasia Vladimir Putin mengumumkan bahwa Russia siap untuk terus mematuhi pembatasan Perjanjian New START selama satu tahun setelah 5 Februari 2026.

Dia menjelaskan bahwa langkah-langkah untuk mematuhi pembatasan perjanjian akan efektif jika Amerika Serikat membalasnya. AS tidak mengeluarkan tanggapan resmi, sehingga pakta nuklir tersebut berakhir masa berlakunya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.