Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Korea Perluas Kerja Sama

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Korea Perluas Kerja Sama Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Wakil Duta Besar Korea untuk Indonesia Park Soo-deok (ke-8 dari kanan) bersama dengan Menteri BUMN Ericsson Thohir (ke-7 dari kiri), pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (ke-5 dari kiri) serta perwakilan dari Kocham dan Kotra dalam Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia-Korea di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Jakarta - Wakil Duta Besar Korea untuk Indonesia Park Soo-deok mengatakan Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia-Korea yang digelar di Jakarta pada Rabu adalah untuk memperluas kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara.

"Saya harap forum hari ini dapat menjadi kesempatan bagi kita untuk berdiskusi secara terbuka mengenai tantangan-tantangan," kata Park Soo-deok dalam pidato pembukaannya.

Dia mengatakan bahwa kerja sama antara Korea dan Indonesia saat ini sudah semakin berkembang, dengan volume perdagangan meningkat 140 kali lipat dalam 50 tahun terakhir sejak terjalinnya hubungan diplomatik.

Hingga saat ini, ada sekitar 2.300 perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan itu telah berinvestasi di berbagai industri utama Indonesia, terutama di industri otomotif, elektronik, baja, petrokimia, dan keuangan.

Secara khusus pada kuartal kedua tahun ini, Korea telah melakukan investasi sebesar 1,3 miliar dolar AS (sekitar Rp20 triliun), dan menduduki peringkat ketiga dalam investasi asing langsung (FDI) di Indonesia. Korea juga menjadi mitra utama dalam kerja sama ekonomi bagi Indonesia.

Beberapa bentuk nyata investasi Korea di Indonesia, kata dia, antara lain dengan didirikannya pabrik kendaraan listrik pertama di kawasan ASEAN oleh Hyundai Motors, dan pabrik kaca berskala dunia oleh KCC yang akan selesai pada Oktober ini.

"Kerja sama ekonomi kedua negara di lapangan perindustrian Indonesia juga terus maju selangkah demi selangkah," katanya.

Namun, dengan banyaknya tantangan yang terjadi di seluruh dunia, seperti ketegangan geopolitik dan ketidakstabilan rantai pasokan, Park Soo-deok menilai kerja sama Indonesia dan Korea perlu diperluas lagi guna memberikan keuntungan bagi masing-masing negara.

Perluasan kerja sama tersebut, menurut dia, dapat dilakukan dengan memanfaatkan struktur ekonomi yang saling melengkapi.

Sementara itu, untuk mendukung kegiatan bisnis perusahaan Korea di Indonesia, Kedubes Korea bersama dengan Kamar Dagang dan Industri Korea di Indonesia (Kocham) dan Badan Promosi Perdagangan-Investasi Korea (Kotra) telah meluncurkan "team Korea platform" pada April lalu.

Park Soo-deok menjelaskan bahwa platform tersebut akan menyediakan berbagai informasi terkait ekosistem investasi di Indonesia, termasuk aturan dan regulasi.

Selain itu, Park Soo-deok juga mengatakan dirinya telah mengunjungi Ibu Kota Nusantara pada Juni lalu dalam rangka mencari peluang investasi.

Namun, seiring berkembangnya investasi perusahaan Korea di Indonesia, ia menemukan berbagai kesulitan dalam upaya investasi tersebut.

Ia mencontohkan tantangan dalam impor bahan mentah yang dibutuhkan untuk produksi karena peraturan yang masih baru, serta belum terealisasinya masalah insentif yang dijanjikan pada tahap awal investasi.

Jika investasi dan kegiatan usaha perusahaan Korea di Indonesia dapat berjalan lancar, ia berharap hal itu akan menciptakan lapangan kerja di Indonesia, memperluas pasar ekspor, serta berkontribusi terhadap pengembangan industri hilirisasi dan pertumbuhan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Disperindag: Harga Beras Ku...
Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.