Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kota Yogyakarta Perkuat Kesiapan Tenaga Kesehatan Hadapi Cacar Monyet

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 18:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kota Yogyakarta Perkuat Kesiapan Tenaga Kesehatan Hadapi Cacar Monyet Doc: ANTARA/Dok/Brian WJ Mahy/HO via Reuters
Ket. Ilustrasi cacar monyet.

Yogyakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta memperkuat kesiapan SDM tenaga kesehatan di wilayah itu untuk menghadapi potensi penularan penyakit cacar monyet (Monkey Pox/Mpox) yang saat ini melanda dunia.

"Kami sudah memberikan pengetahuan SDM (nakes) terkait cacar monyet baik secara daring maupun luring," kata Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Yogyakarta Lana Unwanah saat dihubungi di Yogyakarta, Kamis.

Menurut Lana, pihaknya telah meminta tenaga medis atau perawat segera mengidentifikasi dan melakukan tatalaksana apabila menemukan gejala klinis mirip cacar monyet serta melaporkannya ke Dinkes Kota Yogyakarta.

Sementara bagi masyarakat yang mengetahui gejala kasus itu, dia berharap segera melaporkan ke puskesmas terdekat. "Apabila ada kasus atau terduga kasus, agar berkoordinasi dengan puskesmas wilayah domisili pasien atau dengan LSM sesuai dengan faktor risiko pasien," katanya.

Selain memperkuat SDM, menurut Lana, Dinkes Kota Yogyakarta juga memastikan kesiapan berbagai peralatan atau logistik kesehatan guna mengantisipasi penanganan kasus cacar monyet.

"Kami juga memiliki laboratorium rujukan untuk pemeriksaan sampel Mpox yaitu Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Yogyakarta," kata dia.

Meski demikian Lana menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan temuan terkait kasus cacar monyet di Kota Yogyakarta.

Sebagai upaya mencegah penularan cacar monyet, dia mengimbau masyarakat kembali menggencarkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Selain itu ia juga meminta masyarakat membatasi kontak dengan hewan yang berisiko menularkan cacar monyetseperti kera, tupai, hingga tikus. "Bersihkan dan desinfeksi lingkungan serta periksakan diri apabila ada gejala cacar monyet," kata dia.

Ketua Tim Kerja Surveilans Dinkes Kota Yogyakarta Solikhin Dwi Ramtana menuturkan sebagai penyakit zoonosis, penularan cacar monyet antara lain dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan ataupun manusia yang terinfeksi atau melalui kontak tidak langsung.

Penularan juga dapat melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh melalui ciuman, atau sentuhan dengan seseorang yang terinfeksi cacar monyet. Penularan tidak langsung dapat terjadi melalui benda yang terkontaminasi, seperti tempat tidur penderita.

Menurut Solikhin, kewaspadaan terhadap kasus cacar monyet di Kota Yogyakarta perlu digencarkan mengingat frekuensi kunjungan dan mobilitas dari luar negeri yang tinggi.

Apalagi, menurut dia, muncul dugaan perubahan pola penularan melalui kontak atau interaksi langsung sebagaimana kasus di Kongo pada tahun ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 14 Agustus 2024 menetapkan penularan cacar monyet sebagai darurat kesehatan yang membutuhkan perhatian dunia (PHEIC), mengingat adanya lonjakan jumlah penderita cacar monyet di sejumlah negara Afrika dan beberapa di Asia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.