Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raja Lompat Galah Duplantis Lanjutkan Dominasi

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 07:03 WIB | Oleh:
Raja Lompat Galah Duplantis Lanjutkan Dominasi Doc: Fabrice COFFRINI / AFP
Ket. berkompetisi I Armand Duplantis dari Swedia berkompetisi di event kota lompat galah putra bagian dari pertemuan atletik Liga Berlian “Athletissima” di Lausanne, Kamis (22/8).

LAUSANNE, SWISS - Raja lompat galah, Armand Duplantis, melanjutkan performa impresifnya. Dia memecahkan rekor dunia dan meraih medali emas di Olimpiade Paris. Saat ini tetap mendominasi lompat galah putra dalam ajang "Lausanne Diamond League," Kamis (22/8).

Ajang ini pertama di sirkuit elite Atletik Dunia sejak berakhirnya Olimpiade Paris. Duplantis mempertahankan medali emas Olimpiade di Stade de France dengan penampilan luar biasa. Dia memperbaiki rekornya sendiri menjadi 6,25 meter. Di Lausanne, atlet asal Swedia ini, ikut serta dalam City Event yang diadakan di esplanade atau lebih dikenal Danau Jenewa, beberapa jam sebelum event utama di Stade Olympique de la Pontaise.

Lintasan lari diangkat dari jalur berpaving. Ribuan penonton berdiri hanya beberapa meter dari palang dan matras pendaratan yang ditempatkan di bawah terpal bundar. Layar besar memungkinkan lebih banyak penonton menyaksikan aksi Duplantis.

Sekali lagi, Duplantis unggul jauh di depan para pesaing. Dia memenangkan ajang tersebut dengan lompatan terbaik 6,15 meter. "Saya sangat senang dan menikmati waktunya. Sangat menyenangkan kembali ke trek," ujarnya.

Dia tidak ingin mengatakan khawatir, tetapi secara mental selalu ada sedikit tanda tanya di kompetisi berikutnya setelah Olimpiade. Duplantis menuturkan, perbedaan antara medali emas Olimpiade di Stade de France dan memenangkan City Event sangat jauh, tetapi dapat dibandingkan.

"Kompetisi terakhir, ada sekitar 75.000 penonton. Tapi saya mendapatkan koneksi yang sangat menyenangkan dengan penonton ketika mereka begitu dekat," jelasnya.

Hasil lain, hanya Duplantis dan Sam Kendricks dari AS, peraih medali perak Paris, yang berhasil melompati 5,92m. Sedangkan empat lainnya berhenti di ketinggian 5,82. Palang dinaikkan ke 6,00 m, Kendricks gagal dalam upaya pertama, tetapi Duplantis berhasil.

Atlet AS ini memenangkan medali emas kejuaraan dunia 2019 mengugguli Duplantis. Tapi sejak itu Duplantis mendominasi nomor tersebut. Dua kali kegagalan lagi di ketinggian 6 m membuat hanya Duplantis yang tersisa dalam kompetisi, seperti sering terjadi.

Palang dinaikkan ke 6,15 m, disambut tepuk tangan meriah dari kerumunan penonton yang berkumpul di sekitar lintasan. Dia menyentuh palang dengan lututnya pada percobaan pertama, jatuh ke matras dengan kecewa. Duplantis berjalan ke lintasan untuk percobaan kedua saat angin mulai bertiup, memperumit situasi. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.