Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unpatti Bersama Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Riset Kaji Energi Terbarukan

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 04:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Unpatti Bersama Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Riset Kaji Energi Terbarukan Doc: Antara/HO-Unpatti
Ket. Guru besar ekonomi Universitas Cendrawasih Prof Julius Ary Mollet.

Ambon - Universitas Pattimura (Unpatti) bersama sejumlah perguruan tinggi (PT) di wilayah timur berkolaborasi untuk riset dan mengkaji potensi energi terbarukan di Indonesia timur.

"Bersama Unpatti, Universitas Papua dan beberapa perguruan tinggi lainnya menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait strategi pembangunan berkelanjutan melalui energi terbarukan di Papua dan Maluku," kata Rektor Unpatti Prof Freddy Leiwakabessy di Ambon, Jumat (9/8).

Ia menjelaskan bahwa eksplorasi regulasi dan kebijakan intensif digelar bersama Universitas Cendrawasih, Universitas Papua, Universitas Pattimura, Universitas Khairun yang didukung riset Institut Bank Indonesia.

Sementara itu guru besar ekonomi Universitas Cendrawasih Prof Julius Ary Mollet mengatakan riset kajian mengenai energi alternatif terbarukan merupakan bagian dari kerja sama dengan Bank Indonesia sebagai pemberi dukungan finansial.

"Konsep energi terbarukan harus mengarah kepada atau yang disebutabsolut developmentatau pembangunan berkelanjutan," katanya.

Menurutnya, ada tiga aspek yang dilihat pada pembangunan berkelanjutan yakni ekonomi, lingkungan dan yang terpenting inklusif bagaimana keterlibatan dari masyarakat.

"Dari hasil temuan yang kita lihat, salah satu pendekatan yang kita gunakan yaitugathering data," ujarnya.

Ia menjelaskan gathering data yang digunakan dari pemangku kepentingan, akademisi, PLN, Pemda, NGO dan tokoh agama.

Dengan adanya kegiatan ini, dirinya berharap ke depan bisa melihat kebijakan strategis yang berkaitan dengan pengembangan energi alternatif yang ada di Papua dan di Maluku.

"Jadi masukkan yang paling besar adalah bagaimana kita melibatkan peran masyarakat, memang tugas energi atau listrik itu bukan tugas PLN saja tetapi harus pemerintah juga ada di situ dan juga masyarakat,"ujarnya.

Diharapkan juga kajian tersebut sampai di pemerintah pusat dan daerah, bukan hanya sebatas yang digelar saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.