Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Soroti Pelucutan Senjata Nuklir di Peringatan Bom Atom Hiroshima

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Soroti Pelucutan Senjata Nuklir di Peringatan Bom Atom Hiroshima Doc: ANTARA/HO-KBRI Tokyo
Ket. Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Maria Renata Hutagalung menyampaikan pernyataannya dalam Konferensi Dunia Menentang Bom Atom dan Hidrogen di Hiroshima, Jepang.

JAKARTA - Indonesia menyoroti pentingnya komitmen negara-negara di seluruh dunia untuk meninggalkan dan melucuti senjata nuklir yang dimiliki dalam momentum peringatan 79 tahun bom atom Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus.

"Indonesia akan terus mendesak negara-negara pemilik senjata nuklir agar segera meningkatkan upaya mereka dalam pelucutan senjata nuklir," demikian pernyataan Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Maria Renata Hutagalung yang disampaikan dalam Konferensi Dunia Menentang Bom Atom dan Hidrogen di Hiroshima.

Menurut pernyataan tertulis KBRI Tokyo yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/8), ia menerangkan bahwa Indonesia akan terus berkomitmen dan memainkan peran dalam memajukan isu pelucutan senjata nuklir secara menyeluruh untuk mencegah tragedi kemanusiaan akibat nuklir di masa depan.

Sebagai bukti komitmen tersebut, Indonesia telah meratifikasi Traktat Pelarangan Senjata Nuklir (TPNW) melalui pengesahan RUU TPNW menjadi undang-undang pada November 2023.

Menurut Wakil Dubes, ratifikasi tersebut melengkapi instrumen hukum internasional terkait senjata nuklir yang sebelumnya diratifikasi Indonesia, yaitu Traktat Non-Proliferasi, Traktat Pelarangan Menyeluruh Uji Coba Nuklir, dan Traktat Kawasan Bebas Senjata Nuklir di Asia Tenggara.

Sebagai satu dari 50 negara pertama yang menandatangani TPNW, Indonesia akan terus aktif mempromosikan traktat tersebut kepada komunitas global.

Renata pun mendorong negara-negara lain mengikuti langkah Indonesia menandatangani dan meratifikasi traktat tersebut.

Selain itu, Wakil Dubes juga turut menegaskan akan pentingnya Zona Bebas Senjata Nuklir untuk mewujudkan pelucutan senjata nuklir global.

"Indonesia menyerukan kepada semua negara untuk terus bekerja sama guna mendorong penerapan efektif protokol perjanjian zona bebas senjata nuklir yang ada," kata dia.

Peringatan ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki tahun ini dihadiri oleh Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa, sejumlah pejabat pemerintah Jepang, serta 109 perwakilan asing di Jepang.

Kegiatan juga terbuka untuk publik dan dihadiri lebih dari 12 ribu orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.