Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana Desa Harus Lebih Dioptimalkan untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Data BPS yang dirilis pada awal Juli lalu mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2024 sebanyak 25,22 juta orang, atau lebih rendah 0,68 juta dibandingkan Maret 2023 yang sebanyak 25,90 juta orang. Tingkat kemiskinan di perdesaan turun sebesar 0,43 persen poin, sementara di perkotaan turun sebesar 0,20 persen poin.

Perlakuan Adil

Guru Besar Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga, Surabaya, Bagong Suyanto, mengatakan dana desa hendaknya digunakan secara benar untuk mencapai pemerataan pembangunan.

"Jika pemerintah memeratakan pembangunan hanya terpusat pada satu titik saja, maka tak menutup kemungkinan desa akan semakin ketinggalan. Sekarang perlu melakukan pembangunan yang tidak hanya mengumpul di kota-kota besar. Daerah lain juga harus mulai dikembangkan," katanya.

Pemerintah pun harus melangkah lebih jauh dalam memberdayakan penduduk desa. Mereka harus memperoleh perlakuan yang adil dalam penghargaan komoditas yang dihasilkan. Jangan sampai mereka jadi petani, tapi susah karena harga komoditas non-pertanian lebih tinggi," paparnya.

Sementara itu, peneliti Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi, mengatakan sejak dana desa disalurkan, desa menjadi memiliki sumber daya dan keleluasaan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya. Di sisi lain, desa-desa rata-rata juga punya aset seperti tanah bengkok yang bisa dimanfaatkan menjadi sarana produktif.

Untuk mengoptimalkan fungsi dana desa ke depan maka perlu didukung penguatan kapasitas perangkat desa dan lembaga-lembaga kemasyarakatan desa, seperti pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) karang taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), atau lembaga-lembaga sejenis lainya agar dapat menggerakkan potensi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.