Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Warga 12 kabupaten di NTT Waspada Hujan Lebat

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 17:20 WIB | Oleh:
BMKG Ingatkan Warga 12 kabupaten di NTT Waspada Hujan Lebat Doc: (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Ket. Kondisi jalanan di Kota Kupang, NTT yang diguyur hujan.

KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga di 12 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi hujan lebat selama beberapa hari ke depan.

"Waspada bencana sebagai dampak yang ditimbulkan dari hujan lebat," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Minggu.

Sebanyak 12 kabupaten yang perlu mewaspadai dampak hujan lebat itu yakni Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kupang, Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Selain itu Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Ia menyampaikan dampak yang ditimbulkan dari hujan itu yakni longsor, guguran batu, atau erosi tanah, serta banjir.

Selain itu, aliran banjir berbahaya dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan jembatan yang rendah yang tidak dapat dilintasi.

Dengan peringatan dini yang disampaikan BMKG, Sti mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah.

Jika tidak ada yang mendesak, ia menyarankan masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah.

Ia mengingatkan masyarakat yang bermukim di wilayah tebing atau lereng sungai.

Apabila hujan lebat dengan durasi lama dan jarak pandang berkurang, ia berpesan kepada masyarakat agar melakukan evakuasi mandiri.

"Pastikan untuk berkoordinasi dengan pihak kebencanaan terkait," katanya.

Prakiraan hujan lebat ini disebabkan aktifnya Gelombang Equatorial Rossbyyangberkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah NTT.

Selain itu, aktifnya monsoon timur dan besarnya perbedaan gradient tekanan Australia-Asia sehingga ada peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Para Atlet Dayung Menyumbang Dua Medali Perak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Para Atlet Dayung Menyumban...

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.