Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kolaborasi, Timor Leste Ingin Informasi Menguatnya Hubungan dengan RI Diperluas

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kolaborasi, Timor Leste Ingin Informasi Menguatnya Hubungan dengan RI Diperluas Doc: ANTARA/Kuntum Riswan.
Ket. Kuasa Usaha Ad Interim Timor Leste untuk Indonesia Domingos Savio saat sesi wawancara eksklusif dengan ANTARA di Jakarta, Jumat (19/7/2024).

Jakarta - Kuasa Usaha Ad Interim Timor Leste untuk Indonesia Domingos Savio mengungkapkan keinginan agar informasi mengenai hubungan antara Timor Leste dengan Republik Indonesia yang telah berkembang semakin kuat diperluas seiring perayaan 22 tahun hubungan diplomatik.

"Hubungan kedua negara semakin erat karena kita berbagi pulau antara Timor Timur dan Timor Barat. Banyak orang melintasi perbatasan dengan bebas," kata Domingos Savio dalam sesi wawancara eksklusif dengan ANTARA di Jakarta, Jumat.

Savio menggambarkan bahwa warga negara Indonesia yang saat ini berumur 25 tahun, tidak tahu mengenai bahwa Timor Leste pernah menjadi bagian dari 27 provinsi di Indonesia saat itu karena usianya baru satu tahun saat Timor Leste merdeka.

Begitu juga dengan warga Indonesia yang saat ini umurnya 30 tahun yang berarti ketika Timor Leste merdeka baru memasuki usia lima tahun dan jarang atau bahkan tidak mendengar informasi mengenai Timor Leste.

"Jadi, tantangannya adalah diplomat Timor (Leste) dan diplomat Indonesia, media seperti Antara perlu lebih banyak menyebarkan informasi tentang kedua negara karena banyak sekali peluang yang bisa dikembangkan dan dikerjasamakan oleh kedua negara yang pada akhirnya menguntungkan kedua negara," ucapnya.

Kendati Timor Leste dan Indonesia memiliki masa lalu yang pahit, sebutnya, para pemimpin di kedua negara sepakat untuk perlu mengingat masa lalu dan menatap masa depan.

Oleh karena itu, terjadilah rekonsiliasi dan hubungan kedua negara semakin kuat Timor Leste merdeka. Hal itu terlihat dari kunjungan tingkat tinggi antara pemimpin kedua negara.

"Di Timor Leste, kalau sudah ditetapkan presiden atau pemerintahnya, kunjungan pertama selalu Indonesia dan Australia terlebih dahulu sebelum negara lain. Jadi, ini merupakan keputusan yang dipertimbangkan untuk menunjukkan betapa pentingnya hubungan kedua negara," ujarnya.

Savio turut memberikan pendapat mengenai pengembangan hubungan bilateral dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai presiden ke-8 Indonesia. Menurutnya, hubungan kedua negara akan lebih menguat karana Prabowo menghabiskan banyak waktu selama karirnya di militer.

"Faktanya, beberapa minggu yang lalu, ada pertemuan di Singapura selama Dialog Shangri-La. Dia berbagi meja dengan presiden kita, Juzera Muzorta, selama Dialog Shangri-La. Mereka duduk di meja yang sama. Jadi, Pak Prabowo Subianto mengenal Timor dengan baik," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.