Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DIY Suguhkan Gelar Seni Budaya Yogyakarta di TMII

📅 Minggu, 14 Jul 2024, 16:23 WIB | Oleh:
Pemprov DIY Suguhkan Gelar Seni Budaya Yogyakarta di TMII Doc: ANTARA/HO-Kemenko PMK
Ket. Pertunjukan Tari Beksan Gagak Pakualaman Tyas Muncar dalam acara Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2024 di Anjungan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

JAKARTA - Pemprov DI Yogyakarta bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dan Paguyuban Diaspora Yogyakarta di Jabodetabek menggelar acara Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2024 di Anjungan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII), untuk mempromosikan kebudayaan DI Yogyakarta.

"Ini merupakan salah satu wujud pelestarian dan pemajuan kebudayaan nasional," kata Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan Kemenko PMK Andre Notohamijoyo dalam keterangan, di Jakarta, Minggu.

Menurut Andre Notohamijoyo, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Undang-undang tersebut menyebutkan bahwa pemajuan kebudayaan sebagai upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

"Acara ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemajuan kebudayaan khususnya Provinsi DIY dan memperkuat hubungan lintas pemangku kepentingan khususnya para diaspora Yogyakarta di Jabodetabek," katanya.

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagaimana Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengku Buwono sebagai Gubernur dan Sri Pakualam sebagai Wakil Gubernur.

Keistimewaan tersebut tercermin dari ekspresi budaya adiluhung warisan leluhur di Yogyakarta yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO seperti Candi Prambanan, wayang, gamelan, dan yang paling baru adalah Sumbu Filosofis Yogyakarta.

Berbagai karya seni Keraton Pakualaman ditampilkan dalam acara tersebut, seperti tari Beksan Gagak Pakualaman Tyas Muncar, upacara adat "Merti Kali Code" Kota Yogyakarta, musik "Krumpyung Binangung" Kulon Progo, peragaan busana "Laku Nitik" Kabupaten Bantul, tari kerakyatan "Rawit Kang Rinakit" Gunung Kidul, dagelan mataram "Keladuk Umuk" Kabupaten Sleman, dan lainnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.