Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menelusuri Jejak Seni Wayang Tiongkok Kuno di Kota Santri

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Mulyono yang kini telah berhasil menguliahkan putranya di Universitas Islam Negeri Malang ini mengaku, dalam satu hari dapat menyelesaikan satu karakter/kepala boneka Potehi. "Awalnya butuh tiga hari untuk membuat satu kepala wayang, sekarang satu kepala satu hari. Dalam satu bulan rata-rata ada 30 pesanan, lebih dari penghasilan menjadi tukang bangunan," ungkap dia.

Mulyono mengaku sekarang ia telah menguasai pembuatan untuk sekitar 60 karakter atau wajah wayang. Menurutnya, ia selalu mengutamakan fokus dan ketelitian selama bekerja. "Kerja ini harus fokus kalau capek harus istirahat, bahaya bisa terluka. Seni melatih kesabaran. Yang sulit membuat agar wajah wayang simetris, pahatan hidung, pipi kiri kanan, karena jika kanan kiri tidak sama, wajah tokoh-tokoh yang ganteng akan langsung kelihatan," kata dia.

Mulyono pun mengaku mencintai memiliki profesi sebagai perajin Wayang Potehi. "Kerjanya pagi sampai sore, tidak terlalu fisik tapi perlu ketelitian. Saya akan terus melakukan ini sampai tidak kuat lagi," tegas dia. SB/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.