Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arief Kartasasmita yang Jadi Rektor Unpad Ini Dapat Beberapa Target yang Harus Diraih

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arief Kartasasmita yang Jadi Rektor Unpad Ini Dapat Beberapa Target yang Harus Diraih Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Rektor Unpad terpilih Arief S Kartasasmita berbicara dalam Konferensi pers pengumuman rektor terpilih Universitas Padjadjaran di Hotel Pullman, Bandung, Kamis (4/7/2024).

Bandung - Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjajaranmenetapkan Prof Arief S Kartasasmita sebagai Rektor Universitas Padjajaran(Unpad) masa jabatan 2024-2029 dengan ditargetkan kinerja meningkatkan peringkat universitas sampai soal pendapatan.

Ketua MWA Unpad Prof Arief Yahya mengungkapkan keputusan itu berdasarkan musyawarah mufakat 15 anggota MWA pada rapat pleno tertutup, Kamis dengan agenda sesi wawancara terhadap Arief, Prof Popy Rufaidah dan Prof Setiawan, terkait tiga target utama Unpad periode 2024-2029.

"Telah dilakukan proses pemilihan rektor, terpilih yang terbaik, kita bisa musyawarah dan mufakat 100 persen dari 15 anggota MWA yang hadir memilih Prof Arief," kata Yahya di Bandung, Kamis.

Dengan terpilihnya Arief sebagai Rektor Unpad menggantikan Rina Indiastuti, tambah Yahya, Guru Besar Fakultas Kedokteran itu diharapkan bisa menjalankan tugasnya untuk mencapai target Unpad dalam lima tahun.

Yahya menerangkan tiga target yang harus dipenuhi Arief sebagai rektor terpilih adalah pertama bisa membawa Unpad sebagai kampus yang berada di peringkat 300 dunia, kedua harus meningkatkan pendapatan Unpad dari Rp1,5 triliun menjadi Rp3 triliun, dan kesejahteraan pegawai dengan remunerasi mencapai 120 persen dari market base (industri).

"Lima tahun ke depan kita harapkan target Unpad tercapai," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Arief S Kartasasmita mengungkapkan dirinya masih punya waktu tiga bulan sebelum pelantikan, untuk berkoordinasi dan mematangkan program-program yang telah disusun sebelumnya demi memajukan Unpad.

"Ini bukan untuk saya tapi untuk Unpad. Untuk masa tiga bulan ke depan saya harus menuntaskan pekerjaan saya membantu Bu Rektor dan saya akan banyak berkoordinasi dengan MWA agar Unpad bisa berjalan seperti yang diharapkan," ujarnya.

Target yang ada, kata Arief, bukanlah hal yang mudah, terlebih para rektor Unpad sebelumnya adalah orang luar biasa.

"Selama ini Rektor Unpad hebat. Ini bukan tantangan mudah, tentu dengan MWA, dosen tenaga pendidik, mahasiswa dan berbagai pihak lainnya akan bisa. Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, saya tidak akan menyia-nyiakannya," tutur dia.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor (P3R) Unpad Nadjib Riphat Kesoema menerangkan bahwa setelah terpilih, rektor baru Unpad akan dilantik pada 7 Oktober 2024 mendatang di Kampus Dipatiukur.

"Pada tahap berikutnya, rektor terpilih akan dilakukan pelantikan sebagai Rektor Unpad 2024-2029 yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2024 di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad di Jl Dipatiukur Bandung," kata Nadjib.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.