Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Bogor Menyita 3 Kg Sabu dan Sejuta Obat Keras Ilegal

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Polres Bogor Menyita 3 Kg Sabu dan Sejuta Obat Keras Ilegal Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto konferensi pers didampingi Forkopimda setempat di Mapolres, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7).

KABUPATEN BOGOR - Kepolisian Resor Bogor menyita tiga kilogram sabu dan lebih dari satu juta butir obat keras ilegal dari pengungkapan 74 kasus peredaran gelap narkotika sepanjang periode Mei hingga Juli 2026. 

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat konferensi pers didampingi Forkopimda setempat di Mapolres Bogor, Cibinong, Senin, mengatakan pengungkapan tersebut menghasilkan penangkapan terhadap 95 tersangka yang terdiri atas 91 laki-laki dan empat perempuan.

"Dalam kurun waktu tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor telah membongkar 74 kasus peredaran gelap narkoba dan mengamankan 95 orang tersangka," ujar Wikha.

Ia merinci, dari 74 kasus tersebut, sebanyak 41 kasus merupakan peredaran sabu dengan barang bukti sekitar tiga kilogram. Selain itu, polisi mengungkap enam kasus ganja dengan barang bukti dua kilogram, serta 11 kasus ganja sintetis dengan barang bukti sekitar enam ons, 78,33 gram, dan dua liter dalam bentuk cair.

Polres Bogor juga mengungkap 13 kasus penyalahgunaan obat keras ilegal dengan total barang bukti mencapai 1.068.900 butir.

Menurut Wikha, penyitaan terbesar berasal dari pengungkapan dua rumah yang dijadikan gudang penyimpanan obat keras ilegal di Kecamatan Rancabungur dan kawasan Cikeas.

Kasus tersebut bermula dari penangkapan seorang tersangka berinisial DM di Kecamatan Kemang. Hasil pengembangan mengarah ke sebuah rumah di Perumahan Kirana Residence, Kecamatan Rancabungur, yang digunakan sebagai gudang penyimpanan dengan barang bukti 122.750 butir obat keras ilegal.

Pengembangan berikutnya membawa penyidik kepada tersangka berinisial IM yang ditangkap di Jakarta Timur. Dari rumah yang digunakan sebagai gudang di kawasan Perumahan Gardenia Cikeas, polisi menyita 913.650 butir obat keras ilegal. Sementara seorang tersangka lain berinisial JC masih dalam pengejaran.

"Kami juga masih mengejar pengirim barang yang diduga merupakan bagian dari jaringan Aceh dan telah berkoordinasi dengan Polda Aceh," kata Wikha.

Selain narkotika konvensional, Polres Bogor juga mengungkap tiga kasus peredaran etomidat yang digunakan pada rokok elektronik (vape) dan "happy water". Dari kasus tersebut, polisi menyita 65 kartrid etomidat dan 70 bungkus "happy water".

Kapolres menyebut etomidat merupakan temuan baru di wilayah Kabupaten Bogor karena sebelumnya belum pernah diungkap oleh Polres Bogor. Seorang tersangka berinisial EJ ditangkap di kawasan Gunung Putri dan diduga telah mengedarkan barang tersebut selama dua bulan.

Wikha mengatakan penyalahgunaan obat keras ilehal diduga menjadi salah satu faktor yang memicu aksi kekerasan jalanan, seperti tawuran dan begal, sehingga pemberantasannya menjadi perhatian bersama.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kinerja Satres Narkoba Polres Bogor dalam mengungkap puluhan kasus peredaran narkoba selama tiga bulan terakhir.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen mendukung upaya pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan obat keras ilegal guna melindungi generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.