Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paspor RI Bakal Ganti Desain dan Warna pada 17 Agustus 2025

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paspor RI Bakal Ganti Desain dan Warna pada 17 Agustus 2025 Doc: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Ket. Ilustrasi - Petugas menata dokumen paspor yang akan diberikan kepada jamaah calon haji saat tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (13/5/2024).

JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim mengungkapkan bahwa desain dan warna Paspor Indonesia yang saat ini dalam proses pembaruan dipersiapkan untuk diterbitkan pada 17 Agustus 2025.

"Ini dipersiapkan untuk 17 Agustus 2025," ujar Silmy dalam konferensi pers di kawasan Pakubuwono, Jakarta, Jumat (28/6).

Ia pun tak menjelaskan lebih detail terkait warna dan desain yang dipilih.

Dia mengatakan perubahan itu akan dirilis pada 17 Agustus 2024, bertepatan dengan hari ulang tahun Republik Indonesia.

"Ini dipersiapkan desainnya dan rencananya akan kita sampaikan ketika 17 Agustus 2024," katanya.

Menurut Silmy, pengumuman terkait perubahan desain dan warna Paspor Indonesia untuk memberi spirit perbaikan ke arah yang lebih baik.

Selain itu, dia mengaku di internal Imigrasi juga bersemangat memberikan karya terbaik dan paling aman. Pasalnya, perubahan nantinya ada peningkatan pengamanan.

Dia menjelaskan sesuai dengan aturan internasional bahwa keamanan paspor harus diperkuat setiap tiga tahun.

Oleh karena itu, salah satu aspek dalam mengganti keamanan adalah warna di mana di dalamnya perlu ada proses pengecekan.

"Misalnya dikasih sinar UV atau dikasih tambahan hologram. Fotonya mungkin dicetakbagaimana, nanti ada detailnya," pungkas Silmy.

Diketahui, saat ini Paspor RI memiliki sampul berwarna biru muda atau tosca untuk paspor umum. Sementara untuk paspor kedinasan berwarna biru, dan paspor diplomatik bersampul hitam.

Di sampul Paspor RI, tergambar lambang burung Garuda berwarna emas. Per Januari 2020, paspor Indonesia mendapat akses bebas visa dan visa saat kedatangan ke-85 negara dan teritori.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.