Rakyat Masih Jauh dari Kebersihan, Perayaan HUT RI Sisakan 80 Ton Sampah
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 15:36 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Meski terus didengungkan untuk menghargai lingkungan dan menjaga kebersihan. Nyatanya hal itu masih jauh dari kepribadian warga Jakarta. Ini mungkin masalah mentalitas dan edukasi. Masyarakat terpelajar mestinya sadar kebersihan. Namun, sisa sampah perayaan HUT RI mencapai 80 ton. Itu memperlihatkan kesadaran hormat akan lingkungan masih jauh.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta menyatakan sekitar 365 meter kubik atau setara 80,4 ton sampah sisa rangkaian upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI dan Pesta Rakyat telah selesai ditangani.
Humas DLH Jakarta Yogi Ikhwan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan sebanyak 1.200 personel dikerahkan dalam dua shift untuk melakukan penanganan kebersihan di berbagai titik kegiatan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, serta sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin.
Penanganan itu dilakukan sejak kegiatan berlangsung hingga pagi hari melalui pembersihan serta penyisiran sejumlah titik untuk menjaga kawasan pusat perayaan tetap bersih dan nyaman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa.
“Setelah rangkaian kegiatan selesai, petugas langsung melakukan pembersihan dan penyisiran secara bertahap hingga pagi hari agar ruang-ruang publik yang digunakan untuk perayaan kembali nyaman bagi masyarakat,” kata Yogi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kawasan Monas, petugas bekerja dalam dua sesi, yakni pukul 10.00-18.00 WIB, kemudian dilanjutkan pukul 18.00 WIB hingga dini hari. Sementara itu, petugas di kawasan Bundaran HI dan koridor sekitarnya melakukan penanganan sejak sore hingga proses pembersihan dan penyisiran selesai.
Penanganan kebersihan tersebut turut didukung berbagai sarana dan prasarana, antara lain 16 truk typer anorganik, 12 mini dump truck atau mobil lintas, 12 truk compactor, 14 unit road sweeper, 35 unit dust bin, 1.200 karung/plastik, serta dukungan fasilitas sanitasi berupa 20 bus toilet, sembilan tangki air bersih, dan tujuh tangki air kotor.
Selain melakukan pembersihan, DLH DKI juga menaruh tempat sampah terpilah di sejumlah titik kegiatan untuk memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya sekaligus membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan ruang publik. Ini yang ingin terus kami bangun bersama,” ujar Yogi. Menurut dia, pengelolaan kebersihan dalam kegiatan berskala besar membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, petugas, dan masyarakat.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen terus memperkuat kesiapan pelayanan kebersihan sekaligus mendorong pengurangan sampah sejak dari sumber. “Perayaan kemerdekaan adalah ruang kebersamaan. Kami berharap semangat itu juga tercermin dalam cara kita menjaga Jakarta,” ungkap Yogi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!