Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pasar Hexagon Diarahkan Jadi Destinasi Wisata

27 Jumat, 28 Jun 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Hexagon Diarahkan Jadi Destinasi Wisata Pasar Hexagon Diarahkan Jadi Destinasi Wisata Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Ketua Subkelompok Riset dan Pengembangan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Heru A dalam dialog bertema “Membangun Identitas Jakarta: Strategi untuk Keragaman Budaya Kota” yang diadakan Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta, Kamis (27/6) sore.

JAKARTA - Pasar Ikan Luar Batang Hexagon atau kerap disebut Pasar Hexagon yang sedang direvitalisasi akan diarahkan agar bisa menjadi salah satu destinasi wisata favorit. "Kami sedang merevitalisasi Pasar Hexagon untuk menjadi sebuah destinasi wisata," kata Ketua Subkelompok Riset dan Pengembangan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta, Heru A, Kamis (27/6).

Dia mengatakan ini dalam dialog "Membangun Identitas Jakarta: Strategi untuk Keragaman Budaya Kota" yang diadakan Ikatan Ahli Perencanaan Jakarta, Kamis. Heru mengatakan, pasar ini secara fisik telah selesai dibangun oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya. Kini masih disiapkan untuk aktivitas ekonomi di dalamnya.

"Disparekraf akan aktivasi di dalamnya setelah Pasar Hexagon selesai," tambahnya. Nanti akan ada kegiatan baik dalam bentuk promosi maupun event-event guna menarik kunjungan wisatawan ke Hexagon.

Pasar Hexagon menjadi salah satu dari 10 pasar yang direvitalisasi oleh Pasar Jaya pada tahun 2022. Lainnya, pasar Klender, Petojo Enclek, Cilincing, Gandaria, Sumur Batu, Jati Rawasari, Kalideres, Kombongan dan Kwitang Dalam.

Pasar Jaya bertekad membangun ulang pasar guna meningkatkan sarana dan prasarana pusat perbelanjaan. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menuturkan sudah meresmikan dua pasar: Pasar Jatirawasari Jakarta Pusat dan Pasar Cilincing Jakarta Utara Februari 2024. Kemudian, Pasar Kalideres, Pasar Sumur Batu dan Pasar Hexagon pada akhir Mei 2024.

Menurut informasi, Pasar Hexagon dibangun pada tahun 1920 dengan arsitektur bergaya Indische. Penamaan pasar didasarkan pada bentuk bangunan segi enam serta memiliki atap menyerupai bentuk pelana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sopir Taksi Italia Blokade ...

Aldila Langsung Kandas di WTA 500 Tokyo

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Langsung Kandas di W...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.