Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan Pekerja Informal Lewat 3R

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 09:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan Pekerja Informal Lewat 3R Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat di Yogyakarta, Jumat (28/8).

YOGYAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan menargetkan peningkatan kepesertaan pekerja informal hingga akhir 2026 sebesar 20 persen melalui penerapan tiga strategi utama yang mencakup reframe, relevansi, dan resonansi atau 3R.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat di Yogyakarta, Jumat, menjelaskan target tersebut dipatok untuk mendongkrak capaian per Juli 2026 yang tercatat baru 17,44 persen atau 13,56 juta dari potensi 77,8 juta pekerja informal di Indonesia.

"Kita pastikan mereka akan terlindungi, sehingga harapannya angka 17 persen tadi mudah-mudahan tahun ini bisa kita achieve 20 persen. Challenge-nya adalah literasi, memperkuat edukasi, dan memastikan informasi perlindungan pekerja menjangkau masyarakat lebih cepat, luas, dan terpercaya," katanya.

Saiful menjelaskan pekerja informal terdiri dari kelompok pekerja rentan yang diupayakan mendapat dukungan iuran via anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) atau dari dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan, serta kelompok pekerja mandiri yang mampu membayarkan iuran secara independen.

Pada tahap reframe, BPJS Ketenagakerjaan mengubah persepsi masyarakat agar tidak memosisikan iuran sebagai potongan, melainkan sebagai bentuk proteksi diri dan keluarga yang dikemas ringan sesuai pendapatan pekerja.

"Kami bersinergi dengan salah satu aplikasi, agar para pekerja ojek online tidak lagi membayar iuran bulanan, tetapi berdasarkan uang yang didapat misal dipotong Rp800 dengan harapan tidak memberatkan dan mereka tetap terlindungi," kata Saiful.

Pada tahap relevansi, pesan komunikasi disesuaikan dengan kebutuhan, risiko, dan realitas hidup sasaran tanpa menggunakan istilah hukum yang kaku.

"Jadi pesan harus sesuai point of view atau PoV sasaran kita, tidak lagi menggunakan bahasa regulasi dan pasal hukum, tetapi beralih menjadi bahasa empati dan kedekatan emosional, proteksi, ketenangan, dan relatable," tuturnya.

Sementara pada tahap resonansi, pendekatan dilakukan dengan membangun kepercayaan publik melalui storytelling kisah nyata guna memicu tindakan yang jauh lebih kuat dibandingkan media komunikasi non-digital.

Selain strategi 3R, BPJS Ketenagakerjaan juga mengoptimalkan program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat) melalui fasilitas pelatihan agar para ahli waris dapat berdaya dan mandiri secara ekonomi.

Hadir dalam acara tersebut Erfan Kurniawan, Deputi Bidang Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan dan Cahyaning Indriasari, selaku Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY.

Keduanya juga menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pekerja tetapi juga bagi keluarga peserta.

Cahyaning Indriasari menyebutkan untuk universal coverage Jamsostek wilayah Jateng baru tercapai 29,98 persen dan DIY sebesar 32,10 persen dengan potensi yang masih tersedia untuk wilayah Jateng 13,33 juta pekerja dan 1,27 juta untuk wilayah DIY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Luar Negeri
Petani Gaza Garap Pertanian...
Advertisement
Dongkrak Hype MotoGP 2026 Mandalika, Pertamina dan ITDC Adakan Nobar di Jogja

Dongkrak Hype MotoGP 2026 Mandalika, Pertamina dan ITDC Adakan Nobar di Jogja

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.