Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Superflu Karena Influenza H3N2 Alami Peningkatan, Masyarakat Wajib Waspada!

📅 Senin, 29 Des 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Kasus Superflu Karena Influenza H3N2 Alami Peningkatan, Masyarakat Wajib Waspada! Doc: ANTARA/HO-Shutterstock
Ket. Ilustrasi anak terkena influenza.

JAKARTA - Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A(K) anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan masyarakat perlu waspadai adanya peningkatan kasus influenza penyebab infeksi saluran pernafasan akut di antaranya varian H3N2 yang viral dengan istilah “superflu”.

Nastiti mengatakan istilah “superflu” pada kasus influenza karena penularannya yang cepat terutama di wilayah atau negara yang dingin, bisa berbahaya dengan gejala yang ringan sampai berat karena penularannya melalui droplet atau ludah dari batuk atau bersin serta kontak langsung dengan cairan nafas orang yang terinfeksi.

“Nah masalahnya mungkin salah satu jadi penyebab istilah ‘superflu’ ini karena penularannya cepat, jadi satu orang itu bisa menulari 2-3 orang sekitarnya, diperkirakan varian ini mungkin bisa menulari lebih tapi belum ada penelitiannya,” kata Nastiti dalam diskusi “Mengenali dan mewaspadai superflu” yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (29/12).

Superflu merupakan bagian virus influenza H3N2 dengan varian subclade K yang dicurigai menjadi penyebab naiknya kasus influenza di musim dingin antara Oktober hingga Januari atau Februari. 200 kasus ditemukan dengan melakukan genome sequencing di Amerika dan belahan bumi utara yang terdapat musim dingin di Oktober hingga akhir tahun ini.

Nastiti mengatakan H3N2 dikatakan evolusinya tinggi, mudah menular dan bermutasi serta berpotensi untuk menimbulkan epidemi atau kasus influenza massal yang bisa menyebabkan pasien-pasien itu banyak terkena sakit dan harus di rawat rumah sakit yang menyebabkan gelombang kenaikan kebutuhan alat kesehatan maupun obat-obatan di negara-negara dengan winter yang berat atau yang lama.

“Dikatakan bahwa gejalanya mungkin sebetulnya sama dengan gejala influenza A pada umumnya ada demam tinggi, menggigil, sakit kepala, sampai nyeri tenggorokan maupun gejala-gejala pilek, dan kalau kita dalami lebih lanjut mengenai subclade K ini dia bagian atau varian dari flu A H3N2 dia tidak bisa dideteksi secara klinis, artinya dokter kalau melihat saja bahkan tidak bisa membedakan ini influenza atau bukan influenza, hanya mungkin bisa menduga ini secara klinis mirip influenza,” katanya.

Influenza bisa dideteksi dengan rapid test, dengan pemeriksaan swab, namun untuk mendeteksi H3N2 dengan variannya subclade K harus dilakukan genome sequencing di laboratorium yang canggih seperti saat Covid.

Gejala influenza H3N2 yang mirip dengan influenza A bisa berisiko tinggi pada kelompok balita dan lansia karena menimbulkan keparahan, kelompok risiko lainnya yakni pasien dengan komorbiditas atau penyakit kronik, penyakit jantung bawaan pada anak dan kardiovaskular pada dewasa, penderita kanker, dan pasien dengan obat yang menekan imunitas.

Nastiti mengatakan sampai saat ini tidak terbukti bahwa keparahan subclade K H3N2 lebih tinggi daripada varian yang lainnya, atau masih mirip dengan varian lain dari flu A. Ia mengatakan imunisasi influenza masih menjadi cara terbaik untuk menurunkan penularan atau keparahan.

“Tetap dalam laporan-laporan dinyatakan bahwa kerentanan ini meningkat pada orang-orang yang tidak mendapatkan imunisasi influenza, jadi memang imunisasi influenza masih terbukti berpengaruh baik atau bisa menurunkan resiko pada mereka,” kata Nastiti. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

48 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.