Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendiri WikiLeaks Dibebaskan dari Penjara di Inggris

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Pendiri WikiLeaks Dibebaskan dari Penjara di Inggris Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Izin untuk mengajukan banding hanya akan diberikan jika pemerintah AS tidak dapat memberikan jaminan yang sesuai kepada pengadilan bahwa Assange bisa mengandalkan Amendemen Pertama (kebebasan berbicara) untuk mendapatkan perlindungan.

LONDON - Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, telah dibebaskan dari penjara di Inggris dan akan menghadapi sidang pengadilan terakhir setelah mencapai kesepakatan pembelaan dengan pihak berwenang Amerika Serikat yang mengakhiri drama hukumnya selama bertahun-tahun.

WikiLeaks mengatakan, Assange dibebaskan dengan jaminan dari penjara di London, tempat ia ditahan selama lima tahun saat ia berjuang melawan ekstradisi ke Amerika Serikat yang berusaha mengadilinya karena mengungkapkan rahasia militer.

Menurut sebuah dokumen yang diajukan di pengadilan di Kepulauan Mariana Utara di Pasifik, Assange telah setuju untuk mengaku bersalah atas satu tuduhan konspirasi untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi pertahanan nasional.

Dikutip dari Barron, sebuah pesawat sewaan menerbangkan pria berusia 52 tahun itu dari London ke Bangkok, di mana pesawat tersebut dijadwalkan berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Wartawan AFP melihatnya mendarat di bandara Don Mueang di ibu kota Thailand sekitar pukul 12:30 siang (05.30 GMT).

Dari sana pesawat tersebut dijadwalkan terbang ke Saipan, ibu kota wilayah AS tempat Assange dijadwalkan diadili pada Rabu pagi.

Dia diperkirakan akan dijatuhi hukuman lima tahun dua bulan penjara, dengan hukuman yang sama dengan jumlah waktu yang dihabiskan di balik jeruji besi di Inggris.

Berdasarkan perjanjian tersebut, dia akan kembali ke negara asalnya, Australia, di mana pemerintah mengatakan kasusnya "berlarut-larut terlalu lama"."Tidak ada manfaat yang bisa diperoleh jika dia terus ditahan."

Tokoh vokal tersebut dicari oleh Washington karena menerbitkan ratusan ribu dokumen rahasia AS dari tahun 2010 sebagai kepala situs web whistleblowing WikiLeaks.

Sejak saat itu Assange menjadi pahlawan bagi para penggiat kebebasan berpendapat dan penjahat bagi mereka yang menganggapnya membahayakan sumber-sumber keamanan dan intelijen AS.

Pihak berwenang AS ingin mengadili Assange karena membocorkan rahasia militer tentang perang di Irak dan Afghanistan.

Assange didakwa oleh dewan juri federal AS pada tahun 2019 atas 18 dakwaan yang berasal dari publikasi kumpulan dokumen keamanan nasional oleh WikiLeaks.

"Kegagalan keadilan yang tidak menghormati pengabdian dan pengorbanan pria dan wanita Angkatan Bersenjata kita," kecam mantan wakil presiden AS, Mike Pence, lewat X.

WikiLeaks merilis video pendek Assange berbicara dengan orang-orang di tempat yang tampak seperti kantor sebelum naik pesawat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.