Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Dunia Setujui Investasi Keamanan Air di Kamboja

📅 Senin, 24 Jun 2024, 02:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Dunia Setujui Investasi Keamanan Air di Kamboja Doc: AFP/tang chhin sothy
Ket. Investasi Bank Dunia | Seorang buruh tani sedang memasang pompa air bagi menyiram tanaman lada di Provinsi Kampot, Kamboja, pada awal Mei lalu. Pada akhir pekan lalu Bank Dunia telah menyetujui investasi proyek baru bagi peningkatan infrastruktur pasokan air yang lebih baik.

PHNOM PENH - Lebih dari 113.000 orang di Kamboja diperkirakan memperoleh manfaat dari infrastruktur pasokan air yang lebih baik, usai disetujuinya proyek baru yang didukung Bank Dunia pada Jumat (21/6), kata bank tersebut dalam siaran pers, Minggu (23/6).

Proyek Peningkatan Keamanan Air Kamboja akan meningkatkan ketahanan air, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membangun ketahanan terhadap risiko iklim, ungkap proyek tersebut.
Proyek tersebut didanai oleh kredit sebesar 145 juta dollar AS (2,3 triliun rupiah) dari Asosiasi Pembangunan Internasional Bank Dunia.

"Proyek ini membantu Kamboja menuju ketahanan air berkelanjutan dan produktivitas pertanian yang lebih besar," kata Maryam Salim, Manajer Negara Bank Dunia untuk Kamboja.

Salim mengatakan berinvestasi sekarang dalam ketahanan iklim, perencanaan, dan infrastruktur yang lebih baik tidak hanya memenuhi kebutuhan air mendesak bagi petani dan rumah tangga di Kamboja, namun juga meletakkan dasar bagi penyediaan layanan air jangka panjang.

Atasi Tantangan

Menurut rilis berita tersebut, meskipun Kamboja memiliki air yang melimpah, perbedaan curah hujan musiman dan regional menimbulkan tantangan bagi pasokan air perkotaan dan pedesaan.

Proyeksi iklim menunjukkan banjir dan kekeringan akan semakin sering terjadi dan parah. Sehingga semakin membebani kapasitas negara tersebut dalam mengelola sumber daya air tawar.

Hal ini akan mempengaruhi produksi pangan dan pertumbuhan ekonomi. Proyek tersebut akan dilaksanakan selama lima tahun oleh Kementerian Sumber Daya Air dan Meteorologi serta Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Hal tersebut akan meningkatkan pengelolaan sumber daya air dengan memperluas stasiun hidrometeorologi, memperbarui kebijakan dan peraturan, menyiapkan rencana pengelolaan wilayah sungai yang berbasis informasi iklim, dan memperkuat kinerja otoritas air pusat dan provinsi.

Sistem pasokan air untuk rumah tangga dan irigasi harus direhabilitasi dan ditingkatkan, sementara proyek tersebut akan melatih masyarakat petani pengguna air dan memberikan bantuan teknis untuk meningkatkan pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur.

Bersama dengan departemen pertanian, kehutanan, dan perikanan di tingkat pusat dan provinsi, sejumlah langkah akan diambil untuk membantu petani mengadopsi teknologi cerdas iklim, yang meningkatkan produktivitas dan mengurangi emisi di bidang pertanian. Ant/AKP-OANA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.