Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengelola Destinasi Diminta Perkuat CHSE Sambut Saat Libur Sekolah

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 17:26 WIB | Oleh:
Pengelola Destinasi Diminta Perkuat CHSE Sambut Saat Libur Sekolah Doc: Istimewa.
Ket. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/ Baparekraf, Nia Niscaya.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menekankan agar pengelola destinasi dan sentra ekonomi kreatif di berbagai daerah tanah air memperkuat penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan saat momen libur sekolah.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/ Baparekraf, Nia Niscaya mengatakan bahwa dalam liburan tahun ajaran ini diprediksi akan ada peningkatan kunjungan sebesar 10 - 20 persen dari hari-hari biasa di berbagai destinasi wisata.

"Oleh karena itu, diperlukan persiapan oleh pelaku industri maupun pengelola daya tarik wisata agar dalam menerima kunjungan wisatawan tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keselamatan, dengan senantiasa menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat dan selalu menerapkan protokol kesehatan CHSE," kata Nia dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menparekraf Nomor SE/9/DI.01.01/MK/2022 tentang Penyelenggaraan Berwisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan di Daya Tarik Wisata.

"Hati-hati pada potensi terjadi penumpukan di suatu tempat, maka ini harus dikelola dengan baik. Bisnis pariwisata itu bisnis persepsi, karena ketika orang-orang itu betul-betul merasakan suatu pengalaman, ketika tidak bagus pengalamannya, orang akan share tentang pengalamannya yang tidak enak," kata Nia.

Dia juga mengimbau pengelola destinasi untuk memperhatikan pengunjung saat penyelenggaraan event yang melibatkan banyak orang ataupun kerumunan di lokasi wisata, dan memastikan penggunaan wahana atau atraksi wisata sesuai dengan kapasitas daya dukung.

Lebih lanjut, Nia meminta pengelola daya tarik wisata agar menyediakan jalur evakuasi dengan memasang papan titik kumpul untuk mengantisipasi terjadinya bencana, serta memperhatikan perubahan cuaca dan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi bencana alam dan menginformasikan hal tersebut kepada wisatawan, petugas, dan masyarakat sekitar destinasi wisata.

"Hal yang harus diperhatikan adalah memasang jalur evakuasi dengan memasang lokasi titik kumpul ketika terjadi bencana yang kita tidak diharapkan orang tahu harus kemana, direction-nya jelas," kata Nia.

Menurut Nia, diperlukan juga koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar suasana liburan di tempat wisata menjadi kondusif. Kepada para orang tua juga diimbau untuk jeli dalam memilih tempat wisata bagi anak mereka berlibur dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan putra-putri mereka dan mengawasi dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Bagi yang menggunakan bus untuk berwisata, jangan lupa cek kelayakan armada bus yang digunakan untuk berwisata, bisa cek kelayakan melalui aplikasi Spionam dengan mengunjungi https://spionam.dephub.go.id/," kata Nia.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga telah mengeluarkan surat himbauan peningkatan keselamatan pada masa libur panjang hari raya Idul Adha dan Libur Sekolah tahun 2024 kepada seluruh pimpinan perusahaan angkutan umum agar memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan teknis laik jalan, memastikan kendaraan yang beroperasi dilengkapi dengan dokumen perjalanan yang sah, dan menugaskan 2 pengemudi untuk rute jarak jauh.

Himbauan juga ditujukan kepada pengelola destinasi wisata agar menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi bus pariwisata.

Lebih lanjut, Nia menyampaikan momen libur sekolah juga turut dibarengi dengan berlangsungnya libur Iduladha pada 15-18 Juni 2024. Hal tersebut turut mendorong pergerakan wisatawan nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.