Putin dan Kim Jong Un Bertemu di Pyongyang, Tingkatkan Hubungan Militer
📅 Rabu, 19 Jun 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim PenulisRusia membutuhkan amunisi untuk perangnya di Ukraina, dan Korea Utara sangat menginginkan teknologi militer canggih untuk memajukan program nuklir, rudal, satelit, dan kapal selam bertenaga nuklirnya, menurut para ahli.
Namun setiap transfer "teknologi militer sensitif ke Pyongyang tidak hanya akan melanggar sanksi PBB tetapi juga dapat mengganggu stabilitas Semenanjung Korea dan Asia Timur," tambah Easley.
Amerika Serikat pada hari Senin menyuarakan "keprihatinan" mengenai kunjungan Putin terkait implikasi keamanan bagi Korea Selatan dan juga Ukraina.
Kedua Korea secara teknis masih berperang sejak konflik tahun 1950-1953 dan perbatasan yang memisahkan mereka adalah salah satu perbatasan yang paling dijaga ketat di dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menyoroti kekhawatiran keamanan tersebut, Korea Selatan mengatakan pasukannya melepaskan tembakan peringatan kepada tentara dari Korea Utara yang melintasi perbatasan pada hari Selasa dan kemudian mundur.
Militer Korea Selatan mengatakan yakin tentara Korea Utara secara tidak sengaja menyeberang ketika mereka sedang memperkuat perbatasan, namun mengatakan beberapa orang terluka setelah meledakkan ranjau darat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!