Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

G7 Tingkatkan Tekanan terhadap Tiongkok, Kecam Hubungan Militer Russia-Korut

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 14:34 WIB | Oleh:

Di bidang ekonomi, para anggota G7 mengangkat "kebijakan dan praktik non-pasar" Tiongkok yang menurut mereka mengarah pada "kelebihan kapasitas yang berbahaya," di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak negatif dari produksi industri Tiongkok yang berlebihan di sektor-sektor seperti kendaraan listrik dan panel surya yang memiliki dampak buruk terhadap perekonomian. mendapat dukungan pemerintah.

Sementara itu, para pemimpin mengatakan mereka "mencari hubungan yang konstruktif dan stabil dengan Tiongkok" dan bahwa mereka "tidak berusaha merugikan Tiongkok atau menggagalkan pembangunan ekonominya."

G7 berjanji akan meluncurkan rencana aksi mengenai penggunaan kecerdasan buatan setelah sesi pada hari Jumat yang diikuti oleh Paus Fransiskus, yang menyampaikan keprihatinannya atas penggunaan AI untuk tujuan militer dan menyerukan peraturan yang lebih ketat.

Fransiskus adalah Paus pertama yang menghadiri KTT G7.

Mengingat dokumen pertama G7 mengenai perlucutan senjata nuklir, yang dijuluki Visi Hiroshima dan diumumkan pada pertemuan puncak tahun lalu yang diselenggarakan oleh Kishida di kota Jepang barat, para pemimpin mengatakan tetap berkomitmen pada "upaya perlucutan senjata dan nonproliferasi, dengan tujuan akhir perdamaian dunia tanpa senjata nuklir."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

8 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...
Daerah
Empat TPU di Kota Semarang...
Daerah
Warga Aceh Besar Menggelar ...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.