Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Awak Boeing Starliner Tiba di ISS setelah Atasi Kesulitan Merapat

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Awak Boeing Starliner Tiba di ISS setelah Atasi Kesulitan Merapat Doc: AFP/HANDOUT/NASA
Ket. Tangkapan layar dari NASA ini menunjukkan astronot Suni Williams (kanan) dan Butch Wilmore (tengah) saat berada di ISS setelah Boeing Starliner berlabuh, Kamis (6/6).

WASHINGTON - Kapsul Boeing Starliner yang membawa astronaut pertamanya pada hari Kamis (6/6), berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) setelah mengatasi tantangan tak terduga yang timbul dari kegagalan fungsi pendorong dan kebocoran helium.

Pesawat ruang angkasa yang dijuluki "Calypso" ini bertemu dengan laboratorium orbital pada pukul 13.34 waktu setempat (17.34 GMT) di atas Samudera Hindia bagian selatan, memungkinkan rekan awaknya Butch Wilmore dan Suni Williams untuk masuk beberapa saat kemudian.

"Kami siap untuk mulai bekerja," kata Wilmore, sementara Williams menampilkan tarian kecil untuk merayakan kedatangannya, yang ketiga kalinya berada di ISS bagi kedua mantan pilot uji Angkatan Laut AS itu.

Dikutip dari Yahoo News, docking atau proses berlabuh tertunda lebih dari satu jam setelah beberapa pendorong Starliner yang memberikan manuver yang baik pada awalnya gagal bekerja, memaksa para astronaut melakukan "api panas" untuk mengaktifkannya.

"Menurut saya, Starliner membuat kami bekerja lebih keras untuk bisa berlabuh," kata Manajer Program Kru Komersial National Aeronautics and Space Administration (NASA), Steve Stich, kepada wartawan, seraya menjelaskan tim darat sekarang harus bekerja untuk memahami masalah yang muncul selama penerbangan.

Wilmore dan Williams adalah kru pertama yang menerbangkan Starliner, yang diharapkan dapat disertifikasi oleh Boeing dan NASA untuk perjalanan reguler ke ISS, peran yang telah dipenuhi SpaceX selama empat tahun terakhir.

Tertunda Lama

Pesawat ruang angkasa itu lepas landas dari Florida dengan menggunakan roket United Launch Alliance Altas V pada hari Rabu setelah bertahun-tahun tertunda dan ada kekhawatiran akan keselamatan, serta dua upaya peluncuran yang baru-baru ini dibatalkan karena para astronaut sudah terikat di dalam dan siap berangkat.

Sebelum diluncurkan, diketahui ada satu kebocoran helium yang berdampak pada Starliner. Meskipun tidak mudah terbakar, helium memberikan tekanan pada sistem propulsi. Namun dipastikan kebocoran tersebut terlalu kecil untuk menimbulkan dampak yang besar.

Namun selama penerbangan, dua kebocoran lagi muncul, dan kebocoran lainnya ditemukan setelah total empat kali merapat. Hal ini membuat kemungkinan besar terjadi masalah umum, bukan kesalahan yang hanya terjadi satu kali seperti segel karet yang rusak.

Tim teknik yakin ada lebih dari cukup helium yang tersisa dalam cadangan, dan Starliner tidak akan bocor lagi saat merapat ke ISS.

"Namun, masalah ini harus dipantau dan dipelajari lebih lanjut pada Starliner lain yang sedang dibangun di pabrik Boeing," kata wakil presiden dan manajer program Program Kru Komersial Boeing, Mark Nappi.

"Dan meskipun empat dari lima pendorong yang gagal kemudian dihidupkan kembali, masih belum sepenuhnya dipahami apa yang memicu kesalahan tersebut," kata Stich.

"Masalah tumbuh gigi pada pesawat ruang angkasa baru bukanlah hal yang jarang terjadi," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.