Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penangkapan Karbon Harus Capai Empat Kali Lipat pada 2050 untuk Penuhi Target Iklim

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 00:05 WIB | Oleh:
Penangkapan Karbon Harus Capai Empat Kali Lipat pada 2050 untuk Penuhi Target Iklim Doc: istimewa
Ket. Menurut laporan Universitas Oxford, masih sangat tidak pasti apakah teknologi baru untuk menyedot emisi CO2 dari atmosfer dapat ditingkatkan dengan cukup cepat.

PARIS - Para peneliti Universitas Oxford pada Selasa (4/6), mengatakan, pada tahun 2050, umat manusia harus menghilangkan karbon dioksida (CO2) empat kali lebih banyak dari udara dibandingkan saat ini untuk membatasi pemanasan global di bawah target penting yaitu 2 derajat Celcius.

Namun perluasan hutan yang menyerap CO2 secara besar-besaran, yang merupakan 99 persen dari penghilangan karbon saat ini, dapat menuntut lahan yang diperlukan untuk menanam pangan dan biofuel, sementara masih sangat tidak pasti apakah teknologi baru untuk menghilangkan CO2 dari atmosfer dapat ditingkatkan dengan cukup cepat, mereka memperingatkan dalam sebuah laporan utama.

Menurut edisi kedua laporan Universitas Oxford, mengenai subjek iniberdasarkan berbagai skenario pengurangan emisi, antara tujuh miliar hingga sembilan miliar ton CO2 harus ditangkap dari atmosfer pada tahun 2050.

Dikutip dariThe Straits Times, edisi pertama The State Of Carbon Dioxide Removal melaporkan dua miliar ton karbon dioksida telah dihilangkan, terutama melalui reboisasi, dibandingkan dengan 40 miliar ton emisi di seluruh dunia pada tahun 2023.

"Selain pengurangan emisi secara cepat, yang masih menjadi strategi mitigasi paling penting, menghilangkan CO2 dari atmosfer juga diperlukan untuk mencapai tujuan Perjanjian Paris," kata laporan yang didukung oleh lebih dari 50 peneliti itu.

Beberapa ilmuwan juga merupakan bagian dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim PBB, yang telah mengakui perlunya penangkapan karbon namun memberikan peran terbatas pada skenario untuk mencapai "netralitas karbon".

Penghapusan CO2 baru-baru ini telah mengalami pertumbuhan pesat dalam penelitian, kesadaran masyarakat dan perusahaan-perusahaan baru. "Namun kini ada tanda-tanda perlambatan" karena politik dan kurangnya pendanaan publik," kata para ahli.

Kebijakan Pemerintah

Mereka meminta pemerintah untuk membuat kebijakan yang akan mendorong perkembangan industri. Menurut laporan tersebut, pasar penangkapan karbon telah berkembang berkat permintaan korporasi akan kredit karbon, sebuah alat yang diperebutkan yang memungkinkan perusahaan mengimbangi emisi mereka dengan mendanai proyek pengurangan karbon.

Perusahaan rintisan penangkap karbon, Climeworks, yang memiliki fasilitas penyimpanan bawah tanah yang luas di Islandia, termasuk di antara perusahaan yang memperoleh manfaat dari permintaan tersebut.

Kedua pabriknya saat ini menangkap dan menyimpan 10.000 ton CO2 per tahun dengan pembiayaan dari penyandang dana swasta dan penjualan kredit karbon.

Untuk mencapai satu juta ton, Climeworks mengatakan bahwa mereka memerlukan beberapa miliar euro, begitu juga dengan perusahaan rintisan lainnya, namun laporan tersebut memperingatkan bahwa pendanaan tersebut masih sangat tidak pasti pada tahap ini.

Hingga saat ini, hanya Amerika Serikat yang mengumumkan rencana senilai 3,5 miliar dollar AS yang didedikasikan khusus untuk penangkapan karbon.

Center for Environmental Law (CIEL) mengatakan laporan tersebut "menyoroti tren yang mengkhawatirkan dimana penghilangan karbon dioksida semakin disebut-sebut sebagai solusi terhadap perubahan iklim".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

41 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.