Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Diminta Terbiasa dengan Transaksi Secara Digital

📅 Senin, 03 Jun 2024, 01:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Diminta Terbiasa dengan Transaksi Secara Digital Doc: ANTARA/Khalis Surry)
Ket. Pembeli melihat produk UMKM yang dijual dalam acara Karya Nyata Festival Vol.7 yang digelar Rumah BUMN Aceh di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Aceh, Minggu (2/6/2024).

Banda Aceh - Bank Syariah Indonesia (BSI) meminta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah itu terbiasa bertransaksi secara digital, salah satunya melalui layananQuick Response Code Indonesian Standard(QRIS), karena memberi banyak manfaat.

"Kita berharap seluruh UMKM di Aceh sudah harus mengikuti perkembangan zaman, dengan digitalisasi, karena akan sangat memudahkan dan efisien," kata Deputi Funding dan Transaction Business BSI Regional I Aceh Agung W Rahardjo di Banda Aceh, Minggu.

Dia mengatakan hal itu di sela-sela mengisi bincang wicaraUMKM go digital dalam acara Karya Nyata Festival Vol.7 yang digelar Rumah BUMN Aceh atas dukungan Kementerian BUMN serta BSI, dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Banda Aceh.

BSI terus mengajak seluruh masyarakat di "Tanah Rencong" --sebutan Aceh-- untuk menggunakan transaksi pembayaran melalui layanan QRIS dan BSI mobile, terutama pelaku UMKM, karena dapat memberi banyak manfaat dalam aktivitas usaha.

"BSI menyiapkan QRIS dan BSI mobile ini untuk menjadi jembatan bagi UMKM dalam bertransaksi di usahanya sehari-hari," ujarnya.

Seperti layanan QRIS, lanjut dia, dapat membantu kecepatan transaksi, meningkatkan omzet usaha, membantu manajemen waktu, manajemen keuangan karena tertata rapi, serta terhindar peredaran uang palsu.

"Karena dengancash(tunai), kita harus menyiapkan uang kembalian, uang kecil, tetapi dengan QRIS kita tidak memerlukan itu semua," ujarnya.

Apalagi, kata Agung, Aceh akan menjadi salah satu daerah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI pada 8-20 September 2024 yang tentu banyak peserta maupun pendukung PON XXIberkunjung ke Aceh.

Oleh sebab itu, Aceh dituntut untuk siap dengan semua layanan, termasuk layanan bertransaksi dalam setiap perbelanjaan yang harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang serba digitalisasi.

"Kita berharap nanti pelaku UMKM dapat melayani para peserta PON atau kontingen PON dengan kemudahan bertransaksi apapun di Aceh dengan digitalisasi," ujarnya.

Di samping itu, BSImengajak masyarakat Aceh secara umum untuk terbiasa menggunakan layanan QRIS dalam aktivitas bertransaksi sehari-hari.

"Mulailah pakai QRIS, karena lebih cepat, tidak perlu ke ATM, fleksibel dan lainnya, sehingga transaksi keuangan masyarakat Aceh bisa sejajar dengan kota lain. Jangan sampai kita terbiasa tunai, akhirnya ke kota lain yang membiasakan nontunai, maka kita akan kewalahan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.