Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KLHK: Sarana Konservasi Taman Nasional Sumatera-Kalimantan akan Ditingkatkan

📅 Minggu, 02 Jun 2024, 11:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
KLHK: Sarana Konservasi Taman Nasional Sumatera-Kalimantan akan Ditingkatkan Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Media saat mengambil gambar Menteri LHK Siti Nurbaya (kedua kiri), Menkeu Sri Mulyani (kedua kanan), dan Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen (kanan) dalam kunjungan ke Bukit Lawang, TN Gunung Leuser, Sumatera Utara, Sabtu (1/6/2024).

MEDAN - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan sarana dan prasarana konservasi di berbagai Taman Nasional di Pulau Sumatera dan Kalimantan akan ditingkatkan, sebagai bagian kerja sama Indonesia dan Norwegia di sektor kehutanan.

"Dari kerja sama RI-Norway melalui program FoLU Net Sink akan terus ditingkatkan sarana prasarana konservasi di Taman Nasional-Taman Nasional di Sumatera dan Kalimantan, karena menyangkut spesies flagship dunia," kata Menteri LHK Siti Nurbaya di Medan Sumatera Utara, Minggu (2/6).

Berbicara usai kunjungan bersama Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen ke Sumatera Utara pada Sabtu kemarin (1/6), Menteri LHK Siti mengatakan, dalam kunjungan tersebut pihak Norwegia menyaksikan sendiri kerja-kerja lapangan yang sudah dilakukan di Indonesia.

Beberapa kerja nyata itu termasuk upaya konservasi yang sudah dilakukan, salah satunya di wilayah hutan Taman Nasional Gunung Leuser dan kawasan mangrove Suaka Margasatwa Karang Gading Langkat Timur laut, yang dikunjunginya bersama pihak Norwegia.

"Mereka menyaksikan sendiri kerja-kerja lapangan dan menurut mereka ini merupakan kerja mitigasi iklim yang nyata terutama untuk mangrove hingga akan mencapai 6.000 ha rehabilitasi mangrove. Dan penting sekali bahwa itu dikerjakan bersama masyarakat dalam kemitraan konservasi," kata Siti.

Selain sarana dan prasaranakonservasi di Sumatera dan Kalimantan, katanya, akan ditingkatkan pula berbagai upaya di Taman Nasional yang lain dengan berbagai kekhasan masing-masing.

Sebelumnya, Indonesia dan Norwegia telah bekerja sama lewat pendanaan berdasarkan kontribusi (result based contribution) untuk pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+).

Salah satunya untuk mencapai target Indonesia's FoLU Net Sink 2030 yang menargetkan tingkat serapan emisi sektor kehutanan akan lebih besardibandingkan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan pada 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.