Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

6 Cara Mengidentifikasi Kredibilitas Jurnal Ilmiah

📅 Minggu, 02 Jun 2024, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

Untuk akuntansi, publikasi utama bisa ditemukan dalam jurnal yang dikelola oleh The American Accounting Association, Accounting and Finance Association of Australia and New Zealand, dan The British Accounting and Finance Association. Dalam disiplin sistem/teknologi informasi, jurnal-jurnal yang berada di bawah naungan The Association for Computing Machinery, The Institute of Electrical and Electronics Engineers, The Association of Information Systems, dan INFORMS Information Systems Society menawarkan wawasan yang mendalam dan terpercaya. Di bidang psikologi, American Psychological Association menaungi beberapa jurnal paling berpengaruh di dunia.

5. Amati proses telaahnya

Di tengah maraknya jurnal-jurnal predator yang lebih mengutamakan keuntungan daripada integritas akademis, penting bagi para akademisi untuk memahami perbedaan mendasar antara proses tinjauan (review) yang kredibel dan yang tidak. Jurnal predator sering kali menawarkan jalur cepat menuju publikasi, memikat dengan janji 'fast track review', 'quick review', atau bahkan 'immediate acceptance'. Namun, proses review yang benar dan valid tidaklah instan.

Waktu yang diperlukan dan jumlah review ini memang berbeda-beda di setiap bidang ilmu. Dari pengamatan penulis, riset-riset empiris biasanya memerlukan waktu antara tiga bulan hingga satu tahun untuk proses review standar dari sejak artikel dikirimkan hingga publikasi.

Skenario yang perlu diwaspadai juga adalah permintaan pembayaran dari penulis sebagai syarat penerimaan artikel. Praktik ini biasanya tidak diterapkan oleh jurnal-jurnal bereputasi kecuali dalam konteks open access. Pembayaran publikasi open access biasanya ditanggung oleh peneliti atau institusi mereka. Biaya ini mencakup proses editorial, peer review, produksi, dan distribusi artikel agar dapat diakses secara bebas oleh siapapun.

6. Pastikan kualitas produksi dan tata bahasanya

Selain konten, aspek visual dan editorial jurnal juga memegang peranan penting dalam menentukan kualitasnya. Jurnal yang berkualitas tinggi menampilkan desain yang profesional dan navigasi yang memudahkan pembaca untuk menemukan informasi yang relevan dengan cepat dan efisien. Contohnya, Nature selalu memberikan ilustrasi dan ikhtisar yang memudahkan pembaca memahami konsep yang rumit.

Tata letak yang baik juga meningkatkan keterbacaan dan memfasilitasi pengalaman pengguna yang lebih baik. Pentingnya kualitas bahasa tidak bisa diabaikan. Artikel yang ditulis dengan bahasa Inggris yang baik, bebas dari kesalahan eja dan cetak, dan memiliki konsistensi gaya penulisan menunjukkan kepedulian terhadap standar editorial yang tinggi. Kesalahan dalam tata bahasa atau cetak sering kali mengurangi kredibilitas publikasi dan dapat memengaruhi persepsi pembaca terhadap kualitas isi artikel.The Conversation

Arif Perdana, Associate Professor Digital Strategy and Data Science, Monash University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.