Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Tiongkok Jadi 5% pada 2024

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 00:02 WIB | Oleh:
IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Tiongkok Jadi 5% pada 2024 Doc: WANG ZHAO/AFP
Ket. Sonali Jain-Chandra, Kepala Misi Tiongkok, Departemen Asia dan Pasifik IMF

JAKARTA - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) meningkatkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2024 menjadi lima persen, mengutip perubahan kebijakan yang dilakukan Beijing untuk mendorong kondisi ekonominya yang tengah kesulitan.

"Pertumbuhan ekonomi Tiongkok diproyeksikan tetap tangguh pada 5 persen pada 2024 dan melambat ke 4,5 persen pada 2025," kata IMF dalam sebuah pernyataan pers, Rabu (29/5).

Seperti dikutip dari VoA, keputusan tersebut didorong oleh data PDB kuartal pertama yang kuat dan langkah-langkah kebijakan terbaru.

Sebelumnya, IMF telah memproyeksikan pertumbuhan 4,6 persen untuk Tiongkok pada tahun ini - dibandingkan dengan sekitar 5 persen yang menjadi target pemerintah negara tersebut pada Maret.

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok telah babak belur dalam beberapa tahun terakhir karena krisis utang berkepanjangan dalam pasar perumahan, yang menyumbang seperempat dari PDB mereka. Belanja konsumen yang lemah dan deflasi yang terus menerus terjadi juga menekan pertumbuhan.

IMF, pada Rabu, menyambut baik langkah-langkah pemerintah dalam beberapa pekan terakhir untuk mendorong pasar perumahan.

"Perbaikan pasar perumahan yang berjalan, yang penting untuk mengarahkan sektor ini ke depan adalah sebuah langkah yang lebih berkelanjutan, harus dilanjutkan," kata IMF.

Lebih Efisien

Namun, IMF menambahkan sebuah paket kebijakan yang lebih menyeluruh akan memfasilitasi transisi yang lebih efisien dan rendah biaya, sambil menjaga dari risiko penurunan.

Sebelumnya dikutip dari CNBC, tim IMF yang dipimpin oleh Sonali Jain-Chandra, Kepala Misi untuk Tiongkok, mengunjungi Tiongkok dari tanggal 16 hingga 28 Mei untuk Konsultasi Pasal IV tahun 2024.

Tim tersebut mengadakan diskusi konstruktif dengan pejabat senior pemerintah, bank sentral Tiongkok (PBoC), perwakilan sektor swasta, dan akademisi untuk bertukar pandangan mengenai prospek ekonomi, risiko, kemajuan reformasi, dan tanggapan kebijakan.

Proyeksi baru ini muncul setelah Tiongkok meningkatkan upayanya untuk menopang pemulihan yang tidak merata di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut, yang mengalami kesulitan dalam menghadapi krisis properti yang berkepanjangan dan dampak buruknya terhadap investor, konsumen, dan dunia usaha.

"Peningkatan yang kami lakukan tahun ini terutama mencerminkan fakta bahwa pertumbuhan PDB kuartal pertama lebih kuat dari perkiraan, dan ada beberapa langkah kebijakan tambahan yang baru-baru ini diumumkan," kata Deputi Pertama Direktur Pelaksana IMF, Gita Gopinath, di Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BMKG: Gempa Dangkal dengan ...
Daerah
Dedi Mulyadi: Hadiah Sayemb...
Daerah
Banyumas Lengger Bicara Jad...
Megapolitan
Dindikbud Kota Serang Bante...
Megapolitan
Sabtu Pagi, Udara Jakarta T...
Megapolitan
Semarak Parade Festival Day...
Luar Negeri
AS Umumkan Terobosan Diplom...

AS Panik, AI Mythos Bobol Sistem Rahasia NSA dalam Hitungan Jam

10 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Panik, AI Mythos Bobol S...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.