Mantan PM Thaksin Didakwa Hina Monarki
📅 Kamis, 30 Mei 2024, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
BANGKOK - Kantor Kejaksaan Agung Thailand pada Rabu (29/5) mengumumkan bahwa mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra akan diadili karena menghina monarki atas komentar yang ia buat hampir satu dekade lalu.
Juru bicara jaksa agung, Prayuth Pecharakun, mengatakan Thaksin akan dipanggil ke pengadilan pada 18 Juni untuk menjawab dakwaan atas pelanggaran undang-undang lese-majeste. UU lese-majeste adalah sebuah hukum atas tindakan penghinaan terhadap pemimpin atau penguasa monarki.
"Jaksa agung telah memutuskan untuk mendakwa Thaksin karena menghina monarki," kata Prayuth kepada wartawan. Thaksin juga menghadapi tuntutan berdasarkan Undang-Undang Kejahatan Komputer, kata juru bicara tersebut.
Thaksin, 74, adalah perdana menteri dua kali yang digulingkan dalam kudeta tahun 2006 dan kemudian hidup di pengasingan selama 15 tahun. Dia kembali ke Thailand tahun lalu ketika partainya, Pheu Thai, mengambil alih kekuasaan sebagai pemimpin pemerintahan koalisi. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!