Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Minta Eropa dan OKI untuk Mendukung Gencatan Senjata di Gaza

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 00:45 WIB | Oleh:
Indonesia Minta Eropa dan OKI untuk Mendukung Gencatan Senjata di Gaza Doc: ISTIMEWA
Ket. Konflik Gaza

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan negara-negara Eropa untuk terus mendorong gencatan senjata segera dan permanen di Jalur Gaza. Hal ini perlu dilakukan agar kondisi di Gaza tidak semakin memburuk.

"Indonesia mendesak OKI dan negara-negara Eropa untuk terus mendorong gencatan senjata segera dan permanen di Jalur Gaza," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam keterangan pers Kemlu RI, Selasa (28/5).

Pertemuan yang dihadiri Menlu Indonesia, Arab Saudi, Yordania, Mesir, Algeria, Turki, Bahrain, Wamenlu UAE, serta Perdana Menteri Palestina yang baru. Seperti dikutip dari Antara, dalam pertemuan antara beberapa negara OKI dan sejumlah negara Eropa, di Brussels, Minggu (26/5), Menlu Retno mengatakan pertemuan ini sangat penting artinya, di tengah memburuknya situasi di Palestina.

Oleh karena itu, kata Menlu Retno, peran Dewan Keamanan PBB menjadi sangat penting. "Hal ini sengaja saya sampaikan mengingat beberapa negara yang hadir dalam pertemuan adalah anggota Dewan Keamanan PBB, seperti Inggris, Algeria, Uni Emirat Arab, dan Slovenia," katanya.

Sangat Penting

Lebih lanjut, Retno meminta negara-negara Eropa untuk terus mendukung kerja badan PBB untuk pengungsi Palestina atau United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) mengingat peran badan PBB itu yang sangat penting untuk mencegah situasi kemanusiaan di Palestina semakin memburuk.

Menlu Retno menegaskan implementasi solusi dua negara menjadi semakin penting artinya, karena akhir-akhir ini Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berulang kali menyampaikan sudah tidak ada lagi solusi dua negara.

Dalam diskusi antara OKI dan negara-negara Eropa, tercapai komitmen semua pihak untuk mewujudkan solusi dua negara sebagai satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel.

Sebelumnya diberitakan Israel setuju untuk melanjutkan pembicaraan dengan Hamas terkait kesepakatan pembebasan sandera pekan depan, di bawah mediasi mediasi Mesir, Qatar dan Amerika Serikat (AS). Persetujuan itu dilaporkan Kan TV, media yang dikelola pemerintah Israel, pada Sabtu (25/5).

Kan TV mengatakan David Barnea, Kepala Badan Intelijen Mossad Israel, menyampaikan proposal baru yang disetujui oleh kabinet perang Israel kepada William Burns, Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) AS, dan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Menuju MotoGP Mandalika 202...
Nasional
Kecelakaan KM Virgo Transpo...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.