Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karantina Kalbar Cegah Masuknya Rabies dari Perbatasan

25 Senin, 05 Okt 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Karantina Kalbar Cegah Masuknya Rabies dari Perbatasan Karantina Kalbar Cegah Masuknya Rabies dari Perbatasan Doc: ANTARA/HO -Balai Karantina Kalbar
Ket. Petugas Balai Karantina Kalbar memeriksa kesehatan hewan di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Pemeiksaan kesehatan hewan ini dilakukan dalam upaya pencegahan masuknya virus rabies melalui hewan di perbatasan Kalbar.

PONTIANAK -- Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat mencegah masuknya virus rabies di perbatasan dengan melakukan memeriksa kesehatan hewan secara gratis di dua pintu perbatasan negara sebagai upaya memperkuat pencegahan rabies. 

"Kegiatan yang digelar di Satuan Pelayanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, Kapuas Hulu, dan PLBN Aruk, Sambas, bertepatan dengan peringatan Hari Rabies Sedunia," kata Kepala Karantina Kalbar Ferdi di Pontianak, Senin.   

Ferdi mengatakan, di PLBN Nanga Badau, sebanyak 35 hewan mendapatkan pelayanan kesehatan, terdiri atas 32 kucing, dua anjing, dan satu monyet. Layanan serupa juga diberikan kepada hewan peliharaan warga di PLBN Aruk.  

Petugas Karantina Kalbar terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum memberikan vaksinasi kepada hewan yang memenuhi persyaratan. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian rabies, terutama di kawasan perbatasan yang memiliki mobilitas orang dan barang antarnegara cukup tinggi.

Dia menambahkan, kepedulian masyarakat dengan membawa hewan peliharaan untuk diperiksa menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan kawasan perbatasan yang bebas rabies.

"Kesadaran masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan kawasan perbatasan yang bebas rabies," tuturnya.

Selain pelayanan kesehatan hewan, petugas memberikan edukasi mengenai tugas dan fungsi karantina, termasuk prosedur pelalulintasan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan melalui PLBN.

Masyarakat juga diingatkan mengenai kewajiban melaporkan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang dibawa melintasi perbatasan untuk mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya hama serta penyakit.

Ferdi mengatakan Karantina Kalimantan Barat berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk di kawasan perbatasan.

Pelayanan kesehatan hewan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia bertema “Stronger Together” sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Karantina ke-149.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan lalu lintas hewan di pintu perbatasan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Banjir Rendam Empat Desa di...
Luar Negeri
Macron Murka atas Serangan ...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.