Gen Z Jakarta Harus Banyak Dikenalkan Peluang-peluang Menanam Modal
📅 Senin, 05 Okt 2026, 10:20 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ant
JAKARTA – Untuk berusaha tidak perlu menuggu dewasa apalagi tua. Untuk itu, generasi z alias anak-anak muda harus sejak dini dikenalkan peluang-peluang investasi.
“Menjadi tugas Pemprov Jakarta untuk meningkatkan literasi dan kesadaran generasi muda berinvestasi, termasuk di pasar modal,” jelas anggota DPRD Jakarta, August Hamonangan, Senin.
Menurutnya, ini sebagai bagian dari persiapan kebutuhan finansial masa depan. Investasi di pasar modal dapat menjadi salah satu alternatif bagi anak muda untuk mempersiapkan kondisi keuangan, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Untuk itu, dalam pandangannya, sudah saatnay kini anak muda Jakarta masuk ke dunia pasar modal. Ketika ekonomi sedang sulit seperti ini, menabung dan berinvestasi di pasar modal dapat menjadi solusi untuk mempersiapkan dana bagi berbagai kebutuhan di masa depan.
Dia mendesak agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengintensifkan edukasi investasi di sekolah, kampus, dan ruang publik. Edukasi dinilai penting agar generasi muda memahami mekanisme serta risiko pasar modal sebelum mulai berinvestasi.
Dia menekankan bahwa pasar modal tidak mudah digeluti. Maka, perlu pelatihan-pelatihan dan edukasi di sekolah-sekolah dan tempat-tempat lainnya. Anak muda harus diajarkan caranya untuk masuk ke pasar modal," katanya.
August menambahkan, edukasi pasar modal juga dapat memperluas wawasan generasi muda mengenai dunia bisnis dan kewirausahaan. Pengenalan investasi sejak dini diharapkan dapat mendorong anak muda mengembangkan usaha melalui modal yang dikumpulkan secara bertahap.
Ia juga mengusulkan kolaborasi Pemprov DKI dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), perbankan, dan institusi pendidikan untuk memperluas akses investasi bagi pemula. Salah satunya melalui pembentukan galeri investasi di kampus sebagai sarana edukasi sekaligus pengenalan praktik transaksi saham secara terarah.
August berharap, penguatan literasi pasar modal tidak sekadar meningkatkan jumlah investor muda, tetapi juga membentuk generasi yang mampu mengambil keputusan investasi secara bijak.
"Di setiap kampus mungkin dapat dibentuk galeri-galeri investasi untuk memfasilitasi para pelajar menjadi investor pemula dengan membeli dan memperdagangkan sahamnya," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!