Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serangan Udara di Sudan Tewaskan Sopir Truk Bantuan PBB

8 Senin, 05 Okt 2026, 00:26 WIB | Oleh:
Serangan Udara di Sudan Tewaskan Sopir Truk Bantuan PBB Serangan Udara di Sudan Tewaskan Sopir Truk Bantuan PBB Doc: Istimewa
Ket. Kordofan Selatan menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan pertempuran sejak akhir 2025. Kawasan tersebut kini menjadi medan perebutan pengaruh antara SAF dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF), yang telah berperang untuk menguasai Sudan sejak April 2023.

KHARTOUM – Serangan udara menghantam konvoi truk pembawa bantuan pangan milik Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa atau World Food Programme (WFP) di negara bagian Kordofan Selatan, Sudan, Sabtu (3/10). Insiden tersebut menewaskan seorang pengemudi.

Dari Al Jazeera, WFP dalam pernyataannya pada Minggu (4/10) mengatakan kendaraan yang menjadi sasaran serangan membawa bantuan makanan dan jelas ditandai sebagai kendaraan kemanusiaan. Namun, badan PBB itu tidak menyebutkan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Konvoi tengah melakukan perjalanan antara dua kota yang berada di bawah kendali Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) ketika serangan udara terjadi.

WFP masih melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan serta rincian lain mengenai insiden tersebut. Badan PBB itu juga menyerukan agar serangan tersebut diselidiki.

“Insiden-insiden ini menggarisbawahi lingkungan keamanan yang semakin menantang di Sudan dan risiko yang dihadapi para pekerja bantuan ketika memberikan bantuan penyelamatan jiwa kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata WFP.

Kordofan Selatan menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan pertempuran sejak akhir 2025. Kawasan tersebut kini menjadi medan perebutan pengaruh antara SAF dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF), yang telah berperang untuk menguasai Sudan sejak April 2023.

Penggunaan drone oleh kedua pihak juga semakin meningkat. Serangan udara dan drone dilaporkan semakin sering terjadi di wilayah Kordofan, termasuk terhadap kawasan perkotaan dan infrastruktur sipil.

Kordofan menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak konflik. Sejak perang pecah pada April 2023, sekitar satu dari lima serangan di Sudan tercatat terjadi di kawasan tersebut. SAF menguasai sebagian besar wilayah utara, sedangkan RSF mempertahankan kendali atas sebagian besar wilayah barat. Kordofan Selatan sendiri masih menjadi wilayah yang diperebutkan.

Konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun itu menyebabkan sekitar 14 juta orang mengungsi dan menimbulkan salah satu krisis pangan terbesar di dunia saat ini.

Menurut penilaian Integrated Food Security Phase Classification (IPC), hampir 19,5 juta orang atau sekitar 41 persen populasi Sudan menghadapi krisis pangan akut pada periode Februari hingga Mei. Dari jumlah tersebut, lebih dari lima juta orang menghadapi tingkat kekurangan pangan ekstrem yang mengancam jiwa, sementara sekitar 135.000 orang berada dalam risiko kelaparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa M5,7 Mengguncang Jepa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.