Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Gelar Latihan Perang dengan Mengepung Taiwan

📅 Jumat, 24 Mei 2024, 00:03 WIB | Oleh:
Tiongkok Gelar Latihan Perang dengan Mengepung Taiwan Doc: istimewa
Ket. Presiden Taiwan Lai Ching-te mengambil sumpah jabatannya pada hari Senin (22/5) di Taipei.

BEIJING - Tiongkok pada Kamis (23/5) mengepung Taiwan dengan kapal angkatan laut dan pesawat militer dalam sebuah latihan perang, seraya berjanji akan menumpahkan darah "pasukan kemerdekaan" di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu.

Dikutip dari Barron, latihan dua hari tersebut merupakan bagian dari meningkatnya kampanye intimidasi oleh Tiongkok yang telah melakukan serangkaian latihan militer skala besar di sekitar Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.

Latihan ini dilakukan setelah Lai Ching-te dilantik sebagai presiden baru Taiwan minggu ini dan menyampaikan pidato pelantikan yang dikecam Tiongkok sebagai "pengakuan kemerdekaan".

Ketika latihan tersebut berlangsung, militer Tiongkok mengatakan latihan tersebut akan menjadi hukuman berat atas tindakan separatis pasukan "kemerdekaan Taiwan".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Wang Wenbin, kemudian menyampaikan peringatan yang mencakup bahasa yang lebih umum digunakan oleh media propaganda Tiongkok.

"Pasukan kemerdekaan Taiwan akan mengalami kepala patah dan darah mengalir setelah bertabrakan dengan tren besar Tiongkok yang mencapai unifikasi total," kata Wang kepada wartawan.

Tiongkok yang diperintah oleh Partai Komunis sejak 1949, mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan berjanji akan menjadikan pulau demokratis itu di bawah kekuasaannya, jika perlu dengan kekerasan.

Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok atauChina's People's Liberation Army (PLA), mengatakan, latihan pada hari Kamis dan Jumat, dengan nama sandi "Joint Sword-2024A" ini melibatkan pesawat dan kapal yang mengelilingi pulau itu untuk menguji kemampuan tempur mereka.

Pertahankan Kebebasan

Taiwan menanggapinya dengan mengerahkan pasukan udara, darat dan laut, dan kementerian pertahanan pulau itu berjanji untuk "mempertahankan kebebasan".

Presiden Lai mengatakan akan "berdiri di garis depan" untuk membela Taiwan dalam pidatonya pada Kamis sore, tanpa secara langsung merujuk pada latihan yang sedang berlangsung.

"Menghadapi tantangan dan ancaman eksternal, kami akan terus mempertahankan nilai-nilai kebebasan dan demokrasi, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan," ujarnya.

Tiongkok telah berulang kali mencap Lai sebagai "separatis berbahaya" yang akan membawa "perang dan kemunduran" ke pulau tersebut.

Beijing semakin marah dengan pidato pelantikannya pada hari Senin yang memuji era "kejayaan" bagi demokrasi Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.